Otoritas Kesehatan China Sebut Virus Corona Bisa Menular Melalui Sentuhan

Kompas.com - 31/01/2020, 18:05 WIB
Petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kupang memeriksa kesehatan enam warga negara China yang terdampar di perairan Rote Ndao setibanya di Lantamal VII Kupang, NTT, Kamis (30/1/2020). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui enam warga negara China itu terjangkit virus Corona atau tidak sebelum diantar ke kantor Imigrasi Klas I TPI Kupang. ANTARA FOTO/KORNELIS KAHAPetugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kupang memeriksa kesehatan enam warga negara China yang terdampar di perairan Rote Ndao setibanya di Lantamal VII Kupang, NTT, Kamis (30/1/2020). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui enam warga negara China itu terjangkit virus Corona atau tidak sebelum diantar ke kantor Imigrasi Klas I TPI Kupang.

KOMPAS.com - Otoritas kesehatan China mengumumkan, virus corona jenis baru atau Novel coronavirus (2019-nCov) dapat menular melalui sentuhan dengan orang yang terinfeksi virus tersebut.

Dilansir dari Xinhua, informasi ini terungkap dalam rencana uji coba terbaru untuk diagnosis dan pengobatan pneumonia yang disebabkan oleh virus corona.

Adapun pihak Komisi Kesehatan Nasional mengeluarkan informasi itu pada Selasa (28/1/2020).

Dibandingkan dengan versi sebelumnya, rencana itu menambahkan tiga fitur epidemiologis virus.

Selain sentuhan dengan penderita, virus corona umumnya dapat menyebar melalui batuk dan bersin.

Baca juga: Kasus Virus Corona di China Lampaui Wabah SARS 2002-2003 Silam

Kasus pertama di China

Sebelumnya, China memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait sejumlah kasus pneumonia di Kota Wuhan, China pada 31 Desember 2020 di mana saat itu virus corona belum diketahui.

Diwartakan oleh Aljazeera, WHO mengumumkan telah menemukan virus jenis baru yang berasal dari keluarga coronavirus, meliputi SARS dan flu biasa dan diberi nama 2019-nCov.

Tak berselang lama, China melaporkan kematian pertama korban virus corona 2019-nCov, yakni seorang pria berusia 61 tahun yang telah membeli barang-barang dari pasar makanan laut.

Pria tersebut kemudian mendapatkan tindakan medis, namun pengobatan tidak memperbaiki gejalanya dan ia dinyatakan meninggal.

Kemudian, laporan dari berbagai negara pun bermunculan terkait adanya orang terinfeksi virus corona dari turis China yang berasal dari Kota Wuhan.

Halaman:
Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X