Virus Corona Menyebar, Indonesia dan 13 Negara Ini Akan Evakuasi Warganya dari Wuhan

Kompas.com - 29/01/2020, 12:52 WIB
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) memeriksa penumpang yang baru tiba dari Malaysia dengan alat deteksi suhu tubuh (thermoscan) di terminal kedatangan bandara Internasional SIM, Aceh Besar, Aceh, Senin (27/1/2020). Pengamatan dan pemeriksaan menggunakan alat pendeteksian suhu tubuh terhadap para penumpang pesawat luar negeri di terminal kedatangan jalur internasional guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/ama. ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRAPetugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) memeriksa penumpang yang baru tiba dari Malaysia dengan alat deteksi suhu tubuh (thermoscan) di terminal kedatangan bandara Internasional SIM, Aceh Besar, Aceh, Senin (27/1/2020). Pengamatan dan pemeriksaan menggunakan alat pendeteksian suhu tubuh terhadap para penumpang pesawat luar negeri di terminal kedatangan jalur internasional guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/ama.

KOMPAS.com - Sejumlah negara berencana untuk mengevakuasi staf diplomat dan warga negaranya dari wilayah China

Hal tersebut dilakukan lantaran meningkatnya jumlah kasus virus corona di dunia. Per Rabu (29/1/2020), jumlah korban meninggal akibat virus corona mencapai 132 orang dengan angka 5.974 kasus. 

Melansir Reuters, berikut adalah rencana evakuasi oleh beberapa negara dan bagaimana mereka akan mengelola risiko kesehatan dari pemulangan warga negara tersebut:

1. Jepang

Pada Selasa (28/1/2020) malam, Jepang mencarter penerbangan ke Wuhan. Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi mengatakan bahwa penerbangan ini dapat membawa sekitar 200 penumpang. 

Motegi mengatakan bahwa Tokyo tengah mengatur penerbangan ekstra ke Wuhan pada hari Rabu (29/1/2020). 

Mereka yang mengalami gejala seperti demam akan dibawa ke rumah sakit saat mendarat di Bandara Haneda, Tokyo.

Sementara itu, yang tidak menunjukkan tanda-tanda virus dapat pulang ke rumah dan bekerja atau pergi ke sekolah. Akan tetapi, mereka tetap disarankan untuk menghindari keramaian dan mengecek suhu tubuh dua kali sehari.

Baca juga: Fakta 6 WN China Terdampar di NTT, Dicegat Tentara Australia hingga Negatif Corona

2. Kazakhstan

Menurut keterangan dari Deputi Menteri Luar Negeri Kazakhstan Skhukrat Nuryshev, Kazakhstan telah meminta Beijing untuk mengizinkan 98 pelajar dari negaranya  meninggalkan Kota Wuhan.

3. Jerman

Jerman juga berencana untuk melakukan evakuasi dari warga negaranya yang berada di wilayah Wuhan.

Adapun jumlahnya mencapai 90 orang.

4. Maroko

Negara lain yang berencana melakukan evakuasi adalah Maroko. Mereka berencana untuk mengevakuasi 100 penduduknya dari Kota Wuhan.

Kebanyakan dari warga negara Maroko di Wuhan merupakan pelajar.

5. Perancis

Perancis juga berharap untuk dapat memulangkan penduduknya yang tinggal di wilayah Wuhan.

Adapun penduduknya yang tinggal di sana mencapai 800 orang. Evakuasi akan memakan waktu 14 hari dikarantina untuk menghindari penyebaran virus lebih luas di Perancis.

6. Spanyol

Menurut Menteri Luar Negeri Spanyol Arancha Gonzalez Laya, Pemerintah Spanyol tengah bekerja sama dengan China dan Uni Eropa untuk memulangkan warga negara Spanyol yang berada di daerah Wuhan.

Baca juga: TNI AU Sudah Siapkan Skema Evakuasi WNI di Wuhan, Termasuk Ruang Karantina

7. Amerika Serikat

Amerika Serikat juga mengevakuasi staf dari konsulatnya di Wuhan untuk kembali ke negaranya.

Pesawat evakuasi meninggalkan Wuhan pada Rabu (29/1/2020) pagi dengan membawa 240 penumpang berkewarnegaraan AS. Pesawat tersebut dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Ontario di selatan California, 56 kilometer dari Los Angeles. 

Penerbangan tersebut dioperasikan oleh maskapai penerbangan kargo Amerika, Kalitta Air, yang meninggalkan Bandara Tianhe, Wuhan, pada 04.54 pagi waktu setempat. 

Pesawat akan transit di Anchorage, Alaska, untuk pengisian ulang bahan bakar, baru selanjutnya terbang ke California. Penumpang pun akan diskrining dari virus di Anchorage dan dikarantina di Pusat Pengendalian Penyakit AS selama dua minggu setibanya di California. 

8. Inggris

Menurut Juru Bicara Perdana Menteri Boris Johnson, Inggris juga tengah mendiskusikan dengan mitra internasional untuk menemukan solusi dan membantu warga negara Inggris serta warga asing lain untuk meninggalkan Wuhan.

9. Kanada

Kanada memiliki sekitar 167 warga negara di wilayah Wuhan. Sementara itu, ada delapan orang yang telah meminta bantuan konsuler. 

Menteri tidak membantah adanya kemungkinan evakuasi. Akan tetapi, hingga kini, ia belum mengindikasikan adanya rencana.

Menurut dia, setiap permintaan konsuler akan dievaluasi berdasarkan tiap kasusnya. 

Baca juga: Gubernur Riau Beri Bantuan Uang untuk Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

10. Rusia

Berdasarkan keterangan dari Kedutaan Besar Rusia di China, negaranya juga telah melakukan diskusi dengan China tentang evakuasi warga negaranya dari Wuhan dan Provinsi Hubei. 

11. Belanda

Menurut laporan dari Kantor Berita ANP, Pemerintah Belanda tengah mempertimbangkan untuk mengevakuasi 20 warganya dari Wuhan. 

12. Myanmar

Pihak berwenang di Myanmar mengatakan bahwa mereka telah membatalkan rencana evakuasi 60 siswa dari Mandalay yang tengah belajar di Wuhan.

Juru bicara pemerintah Kota Mandalay, Kyaw Yin, mengatakan bahwa keputusan terakhir adalah warga-warga negaranya di Wuhan akan dipulangkan setelah periode inkubasi berakhir, yaitu maksimal 14 hari. 

13. Malaysia 

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan, pihaknya telah berbicara dengan China untuk mengevakuasi warga negara Malaysia dari Wuhan, seperti melansir Reuters

Menurut dia, saat ini terdapat 78 warga negara Malaysia dari Wuhan. 

14. Indonesia

Pemerintah Indonesia juga mengonfirmasi akan memulangkan warga negara Indonesia (WNI) di Wuhan. Tentara Nasional Indonesia (TNI) AU telah menyiagakan tiga pesawatnya guna melakukan penjemputan terhadap 243 WNI yang masih berada di Wuhan, China, saat virus corona mewabah.

"Kami sudah siapkan pesawat (dua) Boeing 737 dan (satu) C130 Hercules. Kami juga siapkan personel dari batalion kesehatan," ujar Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU Marsma TNI Fajar Adrianto saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2020).

Fajar menjelaskan, keputusan menyiagakan tiga pesawatnya sudah berdasarkan hasil rapat antara Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Baca juga: TNI AU Siagakan Tiga Pesawat untuk Evakuasi 240 WNI di Wuhan China


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Virus Corona Dunia 11 Agustus: 179.990 Kasus Baru Covid-19 pada Anak-anak di AS

Update Virus Corona Dunia 11 Agustus: 179.990 Kasus Baru Covid-19 pada Anak-anak di AS

Tren
Mengenal Bintang Mahaputera Nararya, Tanda Jasa yang Akan Diterima Fahri Hamzah dan Fadli Zon

Mengenal Bintang Mahaputera Nararya, Tanda Jasa yang Akan Diterima Fahri Hamzah dan Fadli Zon

Tren
Simak, Ini Panduan Persalinan untuk RS di Masa Pandemi Virus Corona

Simak, Ini Panduan Persalinan untuk RS di Masa Pandemi Virus Corona

Tren
WHO Usahakan agar Distribusi Vaksin Corona Merata, Bagaimana Caranya?

WHO Usahakan agar Distribusi Vaksin Corona Merata, Bagaimana Caranya?

Tren
338.000 Anak Terpapar Covid-19 di AS, Ini Temuan Baru soal Virus Corona pada Anak

338.000 Anak Terpapar Covid-19 di AS, Ini Temuan Baru soal Virus Corona pada Anak

Tren
[POPULER TREN] Beda PNS dan ASN | Penjelasan BMKG soal Video Viral Awan Tsunami

[POPULER TREN] Beda PNS dan ASN | Penjelasan BMKG soal Video Viral Awan Tsunami

Tren
Begini Media Asing Beritakan Erupsi Gunung Sinabung Hari Ini

Begini Media Asing Beritakan Erupsi Gunung Sinabung Hari Ini

Tren
Fadli Zon dan Fahri Hamzah Akan Mendapat Bintang Tanda Jasa, Apa Saja Kriterianya?

Fadli Zon dan Fahri Hamzah Akan Mendapat Bintang Tanda Jasa, Apa Saja Kriterianya?

Tren
Jangan Hanya Masyarakat, Pejabat Pemerintah Juga Harus Disiplin Protokol Kesehatan

Jangan Hanya Masyarakat, Pejabat Pemerintah Juga Harus Disiplin Protokol Kesehatan

Tren
Presiden Akan Beri Bintang Tanda Jasa untuk Fahri Hamzah dan Fadli Zon, Apa Maknanya?

Presiden Akan Beri Bintang Tanda Jasa untuk Fahri Hamzah dan Fadli Zon, Apa Maknanya?

Tren
Hari Kebangkitan Teknologi Nasional dan Cita-cita Pesawat Buatan Dalam Negeri BJ Habibie

Hari Kebangkitan Teknologi Nasional dan Cita-cita Pesawat Buatan Dalam Negeri BJ Habibie

Tren
Video Viral Awan Raksasa Selimuti Kota Meulaboh, Ini Penjelasan BMKG

Video Viral Awan Raksasa Selimuti Kota Meulaboh, Ini Penjelasan BMKG

Tren
Gunung Sinabung Erupsi, Ini Sejarah Letusannya dalam 5 Tahun Terakhir...

Gunung Sinabung Erupsi, Ini Sejarah Letusannya dalam 5 Tahun Terakhir...

Tren
Sinabung Meletus, Bagaimana Status Gunungapi yang Lain?

Sinabung Meletus, Bagaimana Status Gunungapi yang Lain?

Tren
Pegawai KPK Kini Berstatus ASN, Bagaimana Tahapan Pengalihannya?

Pegawai KPK Kini Berstatus ASN, Bagaimana Tahapan Pengalihannya?

Tren
komentar
Close Ads X