Rekam Jejak Sriwijaya Air, Miliki Ribuan Karyawan hingga Terancam Tak Mengudara

Kompas.com - 01/10/2019, 18:08 WIB
Sriwijaya Air. WikipediaSriwijaya Air.

KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Sriwijaya Air dikabarkan akan berhenti beroperasi atau menghentikan layanan reservasi tiket mulai 27 September 2019 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Adapun kabar tersebut berawal dari pemberitahuan dari Sriwijaya Air mengenai pihaknya dianggap belum berhasil melakukan kerja sama dengan JAS Engineering atau Maintenance, Repair, dan Overhaul (MRO) lain terkait dukungan line maintenance.

Lalu, apa saja perjalanan yang sudah dilalui oleh maskapai besutan Chandra Lie ini?

Dilansir dari Kontan, CEO Sriwijaya Air Chandra Lie mengungkapkan bahwa bisnis penerbangan Sriwijaya dimulai dari keisengan dirinya dan saudara-saudaranya.

Pada 1985-1987, Chandra pernah menjajal karier sebagai salesman di bidang garmen dan saat itu ia tidak memiliki angan-angan untuk terjun ke bisnis penerbangan.

Pada 1994, Chandra mendirikan perusahan agen perjalanan bernama Rajawali Tour & Travel. Selama menekuni bisnis tersebut, ia sering menyewa beberapa pesawat bergengsi, seperti Pelita Air Service, Bouraq, Nurman Avia, Merpati, dan Bali Air.

Setelah memiliki sejumlah armada pesawat, ia pun terbesit ingin memiliki maskapai penerbangan sendiri.

Apalagi saat itu belum banyak orang yang membuka bisnis jasa penerbangan.

Dengan modal semangat ingin memajukan daerah kelahirannya, yakni di Kepulauan Bangka Belitung, Chandra pun merintis pendirian Sriwijaya Air pada 10 November 2003.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Garuda Indonesia Jatuh di Deli Serdang, 234 Orang Meninggal

Sejarah Sriwijaya

Adapun nama "Sriwijaya" dipilih Chandra dari nama kerajaan termasyur di Palembang dengan nama yang sama. Pemilihan ini didasari karena rasa kagum terhadap kerajaan tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X