It: Chapter 2 Rilis, Sejak Kapan Badut Dianggap Menakutkan?

Kompas.com - 05/09/2019, 08:00 WIB
Karakter horor Pennywise dalam film It Warner Bros. Entertainment IncKarakter horor Pennywise dalam film It

Dalam salah satu iklan produk makanannya, karakter Ronald dipulas menjadi seseorang yang selalu tersenyum dan bahagia.

Ronald yang kemudian menjadi ikon makanan cepat saji menjadi populer seiring dengan berkembangnya televisi di kalangan keluarga di AS pada tahun 1950 dan 1960-an.

Tetapi pada akhir dekade 1970-an dan awal tahun 1980-an, citra badut di Amerika bergeser kembali menjadi menyeramkan.

Baca juga: Badut Pennywise dari Film Horor It Raup Rp 1,3 Triliun dalam 3 Hari

Salah satu penyebabnya adalah liputan media mengenai John Wayne Gacy. Ia dikenal sebagai seorang pembunuh berantai yang mengenakan kostum Pogo The Clown.

Radford mencatat, Gacy bukanlah badut profesional. Bahkan dia bukanlah seseorang yang memikat korbannya dengan mengenakan kostum ini.

Namun dalam salah satu wawancara, Gacy berhasil menggambarkan dirinya seperti karakter badut Pogo. Dia juga disebut-sebut sebagai inspirasi dari karakter Pennywise dalam cerita IT.

Setelah itu, muncullah kisah IT yang diambil dari novel Stephen King tentang badut yang menakutkan.

Dalam film tersebut, karakter badut bernama Pennywise merupakan sosok supranatural yang bersembunyi di pinggiran kota dan berniat membunuh anak-anak.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X