Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perjanjian Postdam: Tokoh, Isi, dan Dampak

Kompas.com - 25/06/2021, 10:49 WIB
Widya Lestari Ningsih,
Nibras Nada Nailufar

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Antara 17 Juli hingga 2 Agustus 1945, pihak sekutu Perang Dunia II, yaitu Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Soviet, mengadakan Konferensi Potsdam.

Konferensi ini diadakan di Istana Cecilienhof, rumah Putra Mahkota Wilhelm di Kota Potsdam, Jerman.

Tujuan diadakan pertemuan tersebut adalah untuk mendiskusikan perihal nasib Jerman pasca kekalahannya dalam Perang Dunia II.

Hasil dari pertemuan tersebut adalah Perjanjian Postdam, yang ditandatangani pada 1 Agustus 1945.

Perjanjian Postdam menjadi salah satu kesepakatan yang dibentuk untuk mengakhiri Perang Dunia II.

Tokoh-tokoh yang terlibat sekaligus menandatangani Perjanjian Postdam adalah Perdana Menteri Clement Richard Atlee (perwakilan Inggris), Sekretaris Joseph Stalin (perwakilan Uni Soviet), dan Presiden Harry S. Truman (perwakilan Amerika Serikat).

Baca juga: Perang Indochina I, II, dan III

Isi Perjanjian Postdam

Perjanjian Postdam sebenarnya tidak sebatas menentukan nasib Jerman pasca Perang Dunia II, tetapi juga memutuskan upaya rekonstruksi seluruh aspek kehidupan Eropa pasca Perang Dunia II.

Seperti contohnya terkait demiliterisasi, pembangunan kembali, penuntutan penjahat perang, dan pengusiran bangsa Jerman dari berbagai wilayah Eropa.

Terdapat enam pokok isi Perjanjian Postdam, yaitu:

  • Pembagian wilayah Jerman menjadi dua, yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur.
  • Jerman Barat di bawah kekuasaan Inggris, Perancis dan Amerika Serikat, sedangkan Jerman Timur berada di bawah kekuasaan Uni Soviet.
  • Kekuatan militer Jerman harus dikurangi.
  • Tokoh-tokoh Nazi diadili sebagai penjahat perang dan dihukum di bawah pengawasan Mahkamah Internasional.
  • Jerman harus mengganti kerugian akibat Perang Dunia II kepada Sekutu.
  • Polandia mendapatkan wilayah Danzig dan Niesse.

Baca juga: Perjanjian Salatiga: Latar Belakang, Isi, dan Dampaknya

Dampak Perjanjian Postdam

Meski dibuat untuk mengakhiri Perang Dunia II, dalam prosesnya Perjanjian Postdam membawa dampak yang cukup merugikan bagi banyak pihak.

Berikut ini beberapa dampak Perjanjian Postdam.

  • Wilayah Jerman terbagi atas empat kekuasaan, yaitu Inggris, Perancis, Amerika Serikat, dan Uni Soviet
  • Dibangunnya tembok Berlin untuk memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur
  • Terdapat dua sistem pemerintahan di Jerman, yaitu kapitalis di Jerman Barat dan komunis di Jerman Timur
  • Timbul Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet
  • Dunia mengalami krisis ekonomi

 

Referensi:

  • W. Setya R. (2008). Perang Dingin. Semarang: ALPRIN.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com