Kompas.com - 25/01/2022, 19:10 WIB
Atlet Jawa Barat, Halomoan EB (087) berhasil meraih medali emas Atletik PON XX Papua nomor Lari 400m Gawang Putra. Dokumentasi PB PONAtlet Jawa Barat, Halomoan EB (087) berhasil meraih medali emas Atletik PON XX Papua nomor Lari 400m Gawang Putra.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada tiga fokus utama pengembangan atletik oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI).

Sekretaris Jenderal PB PASI Tigor Tanjung menyebut hal itu di Jakarta pada Selasa (25/1/2022).

"Fokus pertama dan utama adalah peningkatan prestasi," tutur Tigor.

Fokus kedua, sebut Tigor adalah peningkatan sarana dan prasarana.

Baca juga: 6 Macam Olahraga Atletik Lari

Fokus ketiga adalah mengusahakan atletik menjadi industri.

Sekretaris Jenderal Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Tigor Tanjung (kiri) dan Direktur Keuangan Maybank Indonesia Thila Nadason (kanan) pada konferensi pers Maybank Marathon 2020 di Jakarta, Rabu (5/2/2020).Kompas.com/Josephus Primus Sekretaris Jenderal Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Tigor Tanjung (kiri) dan Direktur Keuangan Maybank Indonesia Thila Nadason (kanan) pada konferensi pers Maybank Marathon 2020 di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Ketiga tujuan itu memiliki serangkaian program, ujar Tigor Tanjung.

"Dalam perjalanan masih penuh tantangan karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19," tutur Tigor Tanjung.

Tigor menyebut, fokus sarana adalah upaya memeratakan fasilitas di seluruh Indonesia.

PB PASI bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun fasilitas atletik di Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Tim pelari putri Jawa Barat Ulfa Silpiana (kanan), Erna Nuryamti (kedua kanan), Tyas Murtingsih (kedua kiri) dan Raden Roselin (kiri) memperlihatkan medalinya usai menang pada babak final Lari Estafet 4x100 meter Putri PON Papua di Stadion Atletik Mimika Sport Center, Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (13/10/2021). Tim Jawa Barat meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor PON dengan catatan waktu 45,67 detik, sementara tim Jawa Timur meraih medali perak dan tim DKI Jakarta meraih medali perunggu. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/YU
NOVRIAN ARBI Tim pelari putri Jawa Barat Ulfa Silpiana (kanan), Erna Nuryamti (kedua kanan), Tyas Murtingsih (kedua kiri) dan Raden Roselin (kiri) memperlihatkan medalinya usai menang pada babak final Lari Estafet 4x100 meter Putri PON Papua di Stadion Atletik Mimika Sport Center, Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (13/10/2021). Tim Jawa Barat meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor PON dengan catatan waktu 45,67 detik, sementara tim Jawa Timur meraih medali perak dan tim DKI Jakarta meraih medali perunggu. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/YU

Fasilitas di Pengalengan itu adalah lokasi pemusatan latihan nasional atletik nomor jarak jauh.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.