2 Penetapan Komite Olimpiade Internasional Mulai dari Olimpiade Paris 2024

Kompas.com - 03/12/2021, 22:06 WIB
A shuttlecock flies in front of the Olympic rings logo during the women's singles badminton round of 16 match between Japan's Akane Yamaguchi and South Korea's Kim Ga-eun during the Tokyo 2020 Olympic Games at the Musashino Forest Sports Plaza in Tokyo on July 29, 2021. (Photo by Pedro PARDO / AFP) AFP/PEDRO PARDOA shuttlecock flies in front of the Olympic rings logo during the women's singles badminton round of 16 match between Japan's Akane Yamaguchi and South Korea's Kim Ga-eun during the Tokyo 2020 Olympic Games at the Musashino Forest Sports Plaza in Tokyo on July 29, 2021. (Photo by Pedro PARDO / AFP)

MONACO, KOMPAS.com - Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengingatkan kembali negara-negara penyelenggara Olimpiade tentang emisi bersih.

Dokumen IOC pada Maret 2020, misalnya, menyebut dua penetapan penting untuk pencapaian iklim positf emisi bersih.

Pertama, Komite Organisasi Olimpiade (OCOG) wajib meminimalisasikan dan memberikan penggantian atas pengeluaran langsung maupun tak lagsung emisi karbon.

Para pengunjung berfoto di patung atlet dengan logo Olimpiade di dekat markas Komite Olimpiade Beijing (BOCOG), Kamis (18/11/2021).AP PHOTO/MARK SCHIEFELBEIN Para pengunjung berfoto di patung atlet dengan logo Olimpiade di dekat markas Komite Olimpiade Beijing (BOCOG), Kamis (18/11/2021).

Baca juga: China Perkenalkan Energi Hijau di Olimpiade Hangzhou

"Menerapkan solusi nol emisi pada perhelatan Olimpiade kini dan nanti," kata penegasan IOC sebagaimana warta laman olympics.com .

IOC juga mengatakan bahwa Olimpiade Paris 2024 menjadi salah satu program percontohan emisi bersih.

"Program ini bekerja sama dengan PBB," kata pernyataan IOC.

Ilustrasi Perancis - Menara Eiffel di Paris, Perancis (Photo by Anthony DELANOIX on Unsplash).Photo by Anthony DELANOIX on Unsplash Ilustrasi Perancis - Menara Eiffel di Paris, Perancis (Photo by Anthony DELANOIX on Unsplash).

Sementara itu, gaung mengenai program nol bersih emisi (NZE) tidak hanya kian mengemuka pasca-KTT PBB tentang Iklim COP26 di Glasgow, Britania Raya pada 31 Oktober 2021 hingga 12 November 2021.

Informasi terkini datang dari Indonesia pada Kamis (3/12/2021) berkenaan dengan Organisasi Nol Bersih Emisi (NZO).

Kadin, menurut Ketua Komite Tetap Energi Baru Terbarukan (EBT) Muhammad Yusrizki, Rabu (23/11/2021), mewujudkan Net Zero Emissions (NZE) melalui Net Zero Hub (NZB) dan Net Zero Chain (NZC) bagi sektor swasta di Indonesia.
Kadin Kadin, menurut Ketua Komite Tetap Energi Baru Terbarukan (EBT) Muhammad Yusrizki, Rabu (23/11/2021), mewujudkan Net Zero Emissions (NZE) melalui Net Zero Hub (NZB) dan Net Zero Chain (NZC) bagi sektor swasta di Indonesia.

"Kami berkomitmen menjadi NZO pada 2060 atau lebih cepat," kata Ketua Umum Kadin M. Arsjad Rasjid, hari ini di Bali.

Arsjad berbicara di hadapan Presiden Joko Widodo saat pembukaan Rapimnas 2021 Kadin.

Rapimnas Kadin 2021 membahas mengenai organisasi nol bersih emisi (NZO) pada 2060 atau lebih cepat. Kadin Rapimnas Kadin 2021 membahas mengenai organisasi nol bersih emisi (NZO) pada 2060 atau lebih cepat.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Olympics
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.