Media Asing Melaporkan Panitia Lokal di Mandalika Membuka secara Ilegal Boks Kargo Ducati dan "Mengutak-atik" Motor SBK

Kompas.com - 11/11/2021, 07:36 WIB
Tangkapan layar media motorsport asal Swiss Speedweek.com yang menulis kalau seorang panitia lokal di Sirkuit Mandalika membuka secara ilegal boks kargo Ducati dan mengutak-atik motor tim pabrikan milik Michael Rinaldi jelang WSBK Mandalika (19-21 November 2021). TANGKAPAN LAYARTangkapan layar media motorsport asal Swiss Speedweek.com yang menulis kalau seorang panitia lokal di Sirkuit Mandalika membuka secara ilegal boks kargo Ducati dan mengutak-atik motor tim pabrikan milik Michael Rinaldi jelang WSBK Mandalika (19-21 November 2021).

KOMPAS.com - Berita kurang mengenakkan datang dari WSBK Mandalika. Panitia lokal dari Mandalika Grand Prix Association (MGPA) diduga membuka secara ilegal boks kargo Ducati dan "mengutak-atik" motor pebalap pabrikan mereka Michael Rinaldi.

Kargo serta logistik balapan untuk seri terakhir WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, tersebut memang telah mendarat di Bandara Lombok sejak awal pekan ini.

Kargo diangkut oleh beberapa pesawat Boeing 777 kargo Qatar Airways yang datang dari Doha, Qatar.

Namun, pada Rabu (10/11/2021) siang, koresponden media motorsport asal Swiss, Speedweek, membocorkan video dan foto-foto seorang yang diduga panitia lokal MGPA membuka boks kargo Ducati secara ilegal dan "mengutak-atik" motor nomor 21 milik Michael Rinaldi.

Baca juga: Motor, Kru, dan Rider WSBK Tiba di Indonesia

Boks kargo dan logistik tim hanya boleh dibuka oleh pihak Bea Cukai atau tim itu sendiri agar mencegah manipulasi dan juga spionase dari kubu-kubu lain.

Kejadian ini diakui sendiri oleh Direktur Eksekutif SBK Gregorio Lavilla yang menyampaikan permintaan maaf kepada kubu asal Bologna, Italia, tersebut.

"Kami sangat meminta maaf, insiden ini di luar kendali kami," tutur Lavilla kepada Speedweek.com.

"Karyawan bersangkutan telah dipecat."

Speedweek juga melaporkan bahwa bos Ducati Paolo Ciabatti kecewa berat dengan kejadian ini. Bahkan, media tersebut menulis bahwa insiden semacam ini hanya terjadi di negara dunia ketiga dan dari 40 tahun lalu.

Sejauh ini, media yang sama juga mengutarakan bahwa terbuka kemungkinan ada boks-boks kargo lain yang telah dibuka secara ilegal.

Baca juga: Persaingan Gelar Juara Sengit, Sejarah Bisa Tercipta di WSBK Mandalika


Menurut Direktur Strategi dan Komunikasi Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Happy K Harinto, 70 motor WSBK dan 26 motor IATC (Idemitsu Asia Talent Cup) telah tiba di Mandalika pada Selasa (9/11/2021).

WSBK Mandalika merupakan balapan terakhir Kejuaraan Dunia WSBK 2021.

Bermodal raihan 531 poin sejauh ini, Toprak Razgatlioglu tengah punya keunggulan 30 angka dari pesaing terdekatnya, Jonathan Rea (Kawasaki).

Toprak Razgatlioglu telah memenangi 13 balapan musim ini berbanding 11 yang dimenangi oleh Rea.

Musim memasuki titik didih dengan hanya 62 poin yang bisa diperebutkan dari balapan-balapan di WSBK Mandalika nanti.

Baca juga: Duduk Perkara Pembukaan Boks Motor Ducati di Mandalika hingga Sosok di Video

Klarifikasi Pembuat Video

Beberapa waktu setelah video tersebut beredar di media sosial dan artikel tersebut diangkat oleh media asing, pengguna YouTube bernama "Soul Kuta Lombok" mengaku sebagai pihak yang mengunggah video tersebut.

Ia mengatakan bahwa saat pengambilan gambar, motor sudah dalam kondisi terbuka.

"Motor diunboxing oleh pihak bea cukai untuk mengecek kelengkapan dokumen," tulisnya sembari meminta maaf.

"Saya salah telah memvideokan proses pengecekan... terima kasih telah mengingatkan dan memberi pelajaran yang sangat berharga dalam hidupkuy. Saya memang tidak tahu sama sekali ini tidak boleh dipublikasikan."

"Video langsung saya privasikan beberapa jam setelah diuload."

Kami telah mengirim pesan pribadi ke alamat surel yang tercantum di akun YT "Soul Kuta Lombok" dan masih menunggu jawaban.

Pernyataan Bea Cukai Mataram

Sementara, pihak Bea Cukai Mataram mengatakan kalau pembukaan boks kargo yang berisi motor Ducati tersebut telah dilakukan menurut Undang-Undang dan dengan kehadiran personel Bea Cukai di lokasi.

Beberapa poin yang disampaikan oleh pihak Humas Bea Cukai Mataram kepada Kompas.com adalah:

1. Pemeriksaan fisik atas barang impor dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan
2. Dalam melakukan pemeriksaan fisik barang impor dan ekspor, pejabat Bea dan Cukai selalu didampingi/disaksikan oleh importir atau kuasa pemilik barang atau pihak lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan.
3. Importir atau kuasanya menyiapkan barang untuk diperiksa, mengeluarkan kemasan di bawah pengawasan pejabat Bea dan Cukai, dan membuka kemasan yang akan diperiksa.

"Perlu kami jelaskan bahwa dokumentasi di medsos sebagai bagian dari edukasi dan bentuk tanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas, serta kami upayakan tidak mengandung informasi yang sensitif," tulis pernyataan resmi Humas Bea Cukai Mataram kepada Kompas.com mengenai video-video yang diunggah akun instagram @beacukaimataram selama proses penurunan logistik WSBK.

Baca juga: Bea Cukai soal Pria di Video Pembukaan Kargo Ducati: Pihak Importir yang Periksa Fisik

Pihak Bea Cukai Mataram menekankan video unboxing lain yang ramai di media sosial bukan milik mereka.

"Sementara itu, dokumentasi lain yang beredar bukan diproduksi oleh Bea Cukai," lanjut pihak mereka yang diwakili oleh Dimas Pratama, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Mataram.

Dimas Pratama juga mengatakan para personelnya tengah fokus melakukan pemeriksaan terhadap motor sehingga tidak memerhatikan adanya pengambilan video oleh pihak lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.