Kompas.com - 05/08/2021, 21:41 WIB
Ilustrasi logo dan medali-medali olimpiade. SHUTTERSTOCK/KOVOP58Ilustrasi logo dan medali-medali olimpiade.

NAGOYA, KOMPAS.com - Wali Kota Nagoya Takashi Nakamura menjadi sasaran kritik di media sosial lantaran perbuatannya menggigit medali emas raihan atlet sofbol putri Jepang, Miu Goto.

Insiden pada Rabu (5/8/2021) itu juga membuat perusahaan mobil Toyota, Toyota Motor Corp., ikut-ikutan meradang dan menyampaikan kritik.

Baca juga: Menpora Akan Evaluasi Pencapaian Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020

"Tindakan itu tidak pada tempatnya dan menunjukkan sikap kurang hormat," kata pernyataan Toyota.

Donasi Oksigen dari Toyota TAM Donasi Oksigen dari Toyota

Toyota rupanya adalah pemilik klub sofbol tempat Miu Goto bernaung di dalam liga sofbol Jepang.

Toyota bermarkas di Kota Toyota, dekat dengan Nagoya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ceritanya, Miu Goto datang ke Kantor Wali Kota Takashi Nakamura untuk menyampaikan pesan kemenangan tim sofbol di Olimpiade Tokyo 2020.

Perempuan asal Nagoya itu berperan dalam kemenangan Jepang menjadi juara pertama cabang sofbol putri Olimpiade Tokyo 2020.

Ilustrasiilustrasi Ilustrasi

Jepang menumbangkan tim AS di final.

Saat Miu Goto mengalungkan medali emas ke leher Nakamura, wali kota itu menggenggam medali dan berkata,"Medali ini berat juga ya."

Lantas, tanpa izin Miu Goto, Nakamura menggigit medali emas itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.