Jadi Tuan Rumah Olimpiade Tokyo 2020, Jepang Cuma Dua Setrip di Bawah China

Kompas.com - 23/07/2021, 23:41 WIB
Jepang yang digambarkan dalam karakter samurai oleh para seniman di Jepang dalam meramaikan Olimpiade Tokyo. KAMAYA YAMAMOTO/WORLD FLAGS PROJECTJepang yang digambarkan dalam karakter samurai oleh para seniman di Jepang dalam meramaikan Olimpiade Tokyo.

TOKYO, KOMPAS.com - Meski menjadi tuan rumah Olimpiade kali ini, Jepang cuma berada dua setrip di bawah China dalam soal jumlah skuad delegasi.

Ada 582 anggota delegasi Jepang yang berpartisipasi pada Olimpiade Tokyo 2020.

China membawa 777 anggota delegasi.

Baca juga: AS Susul China di Olimpiade Tokyo 2020

Sementara, AS membawa 613 anggota delegasi untuk bertarung di Olimpiade Tokyo 2020.

Parade kembang api memeriahkan pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Nasional Jepang, Tokyo, Jepang, Jumat (23/7/2021). Pesta olahraga yang berlangsung hingga Minggu (8/8/2021) ini akan digelar tanpa penonton mengingat pandemi Covid-19 yang masih melanda Jepang.AFP/KAZUHIRO NOGI Parade kembang api memeriahkan pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Nasional Jepang, Tokyo, Jepang, Jumat (23/7/2021). Pesta olahraga yang berlangsung hingga Minggu (8/8/2021) ini akan digelar tanpa penonton mengingat pandemi Covid-19 yang masih melanda Jepang.

Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung mulai Jumat (23/7/2021) hingga Minggu (8/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Olimpiade Tokyo 2020 semoga menjadi cahaya dari jalan gelap pandemi Covid-19 yang tengah kita lalui bersama," kata Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach dalam kata sambutannya.

Ilustrasi corona virus (Covid-19)KOMPAS.COM/Shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)

Darurat

Lifter Indonesia, Windy Cantika Aisah, sedang melakukan persiapan menjelang bertanding di Olimpiade Tokyo 2020.Dok. NOC Indonesia Lifter Indonesia, Windy Cantika Aisah, sedang melakukan persiapan menjelang bertanding di Olimpiade Tokyo 2020.

Sementara itu, Kota Tokyo memasuki keempat kalinya berstatus darurat Covid-19 mulai Senin (12/7/2021).

"Penetapan ini merupakan upaya mencegah meluasnya pandemi Covid-19," kata Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga mengingatkan warga Jepang dalam pernyataan resminya.

Status keempat itu mempunyai masa berlaku hingga Minggu (22/8/2021).

Halaman:
Baca tentang


Sumber Xinhuanet
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.