Kompas.com - 25/06/2021, 00:20 WIB
Gelandang Chelsea, Oscar, terjatuh akibat antisipasi kiper Southampton, Kevin Davis, dalam laga Premier League, di Stadion Saint Mary, Rabu (1/1/2013). Namun, wasit Martin Atkinson menilai tak ada pelanggaran, dan mengganjar Oscar dengan kartu kuning, karena menilainya melakukan diving.
GLYN KIRK / AFPGelandang Chelsea, Oscar, terjatuh akibat antisipasi kiper Southampton, Kevin Davis, dalam laga Premier League, di Stadion Saint Mary, Rabu (1/1/2013). Namun, wasit Martin Atkinson menilai tak ada pelanggaran, dan mengganjar Oscar dengan kartu kuning, karena menilainya melakukan diving.

KOMPAS.com - Sebelum kehadiran Video Assistant Referee atau VAR, aksi pemain melakukan diving kerap terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola. Apa sebenarnya arti diving dalam sepak bola?

Berbicara soal aksi diving di lapangan hijau, ada satu sosok yang dianggap sebagai "Bapak Diving" dalam sepak bola.

Sosok yang dimaksud adalah striker legendaris timnas Jerman yang ikut membawa Der Panzer menjuarai Piala Dunia 1990 dan Euro 1996, Juergen Klinsmann.

Awal mula Klinsmann mendapat julukan Bapak Diving adalah pada pertandingan final Piala Dunia 1990 di Italia yang mempertemukan Argentina dengan Jerman (waktu itu masih bernama Jerman Barat).

Pada laga final yang digelar di Stadion Olimpico, Roma, Jerman dibuat kesulitan berkat penampilan solid Argentina hampir sepanjang laga.

Baca juga: Apa Itu Trofeo Sepak Bola?

Hingga pertandingan berjalan 80 menit, Jerman yang dipimpin oleh duet Juergen Klinsmann dan Rudi Voeller di lini depan gagal menembus pertahanan kokoh Argentina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam situasi genting, Klinsmann melakukan sebuah aksi teatrikal yang menghadirkan keuntungan bagi timnya.

Pada saat Jerman coba melakukan serangan, Klinsmann mendapatkan bola di sisi kiri pertahanan Argentina. Ketika berusaha menggiring bola mendekati kotak penalti lawan, Klinsmann mendapat adangan dari bek Argentina, Pedro Monzon.

Ketika Monzon melancarkan tekel, Klinsmann melakukan sebuah trik cerdik atau lebih tepatnya licik.

Saat Monzon mengayunkan kaki cukup tinggi, Klinsmann tiba-tiba menjatuhkan diri, berteriak kesakitan, lalu berguling-guling di lapangan.

Padahal dalam tayangan ulang, tampak bahwa Klinsmann melompat lebih dulu ketika Monzon mengayunkan kakinya.

Wasit Edgardo Codesal asal Meksiko yang memimpin jalannya laga pun mengganjar Monzon dengan kartu merah. Kartu merah Pedro Monzon membuat Jerman unggul jumlah pemain.

Baca juga: Apa Itu Doping dalam Olahraga?

Jerman akhirnya bisa memenangi pertandingan melalui gol penalti Andreas Brehme pada menit ke-85.

Dari kejadian pada final Piala Dunia 1990 itulah, sebutan "Bapak Diving" melekat kepada Juergen Klinsmann.

Meski tidak jelas siapa yang pertama kali menciptakan teknik diving, Klinsmann dianggap sebagai orang yang memopulerkannya karena berpura-pura terjatuh saat ditekel oleh Pedro Monzon.

Pengertian Diving

Secara harfiah, "diving" yang merupakan kata dalam bahasa Inggris memiliki makna menyelam.

Menurut Glosarium.org, diving dalam sepak bola diartikan sebagai tindakan pemain yang sengaja beraksi seperti terjatuh dan kesakitan setelah menerima perlakuan pemain lawan.

Diving biasa dilakukan agar pemain dan timnya mendapatkan keuntungan berupa tendangan bebas, tendangan penalti, bahkan dikeluarkannya pemain lawan yang dianggap mengasari pemain yang melakukan diving.

Baca juga: Asal-usul Sebutan Kuda Hitam dalam Olahraga

Sementara itu, FIFA selaku otoritas sepak bola dunia mendeskripsikan diving sebagai suatu usaha yang dilakukan oleh seorang pemain untuk mendapat keuntungan secara curang dengan menjatuhkan diri ke tanah lalu menunjukkan ekspresi kesakitan agar pemain atau tim lawan terkena hukuman.

Dalam pertandingan sepak bola, diving adalah hal terlarang. FIFA pun secara tegas menyampaikan bahwa pemain yang melakukan diving atau mencoba menipu wasit akan diganjar hukuman kartu kuning.

"Setiap tindakan simulasi di mana saja di lapangan, yang dimaksudkan untuk menipu wasit, harus dikenakan sanksi sebagai tindakan tidak sportif," bunyi peraturan FIFA dalam Laws of the Game.

Pada era masa kini, aksi diving alias tipu-tipu masih sering dilakukan oleh para pemain di lapangan.

Namun, sejak adanya VAR yang diperkenalkan pada 2016, aksi diving di lapangan mulai berkurang. Sebab, kini segala bentuk kecurangan di atas lapangan tidak bisa luput dari pengawasan wasit.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Bali United Vs Persib, Drama 4 Gol dan 1 Kartu Merah Berakhir Imbang

Hasil Bali United Vs Persib, Drama 4 Gol dan 1 Kartu Merah Berakhir Imbang

Liga Indonesia
Sebagian Laga Olahraga Digelar Tanpa Penonton

Sebagian Laga Olahraga Digelar Tanpa Penonton

Sports
HT Liverpool Vs Palace, Sadio Mane Bobol Tembok Kokoh The Eagles

HT Liverpool Vs Palace, Sadio Mane Bobol Tembok Kokoh The Eagles

Liga Inggris
HT Man City Vs Southampton, Masih Minim Penyelesaian Akhir

HT Man City Vs Southampton, Masih Minim Penyelesaian Akhir

Liga Inggris
HT Bali United Vs Persib - Leonard Tupamahu Kartu Merah, Skor Imbang 1-1

HT Bali United Vs Persib - Leonard Tupamahu Kartu Merah, Skor Imbang 1-1

Liga Indonesia
Cabor Ekshibisi Meriahkan PON XX Papua 2021

Cabor Ekshibisi Meriahkan PON XX Papua 2021

Sports
Perhelatan AIMAG Gunakan Protokol Kesehatan seperti di Olimpiade Tokyo 2020

Perhelatan AIMAG Gunakan Protokol Kesehatan seperti di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Link Live Streaming Man City Vs Southampton, Kick-off 21.00 WIB

Link Live Streaming Man City Vs Southampton, Kick-off 21.00 WIB

Liga Inggris
Daftar 36 Pemain Timnas Indonesia untuk TC di Jakarta, Ezra Walian Dipanggil

Daftar 36 Pemain Timnas Indonesia untuk TC di Jakarta, Ezra Walian Dipanggil

Liga Indonesia
Starting Grid MotoGP San Marino 2021: 4 Ducati di 2 Row Teratas, Rossi Temani Dovi di Buntut

Starting Grid MotoGP San Marino 2021: 4 Ducati di 2 Row Teratas, Rossi Temani Dovi di Buntut

Sports
Profil Anco Jansen, Pemain Termahal Liga 1 2021 Milik PSM Makassar

Profil Anco Jansen, Pemain Termahal Liga 1 2021 Milik PSM Makassar

Sports
5 Cabor Memulai Pertandingan sebelum Pembukaan PON XX Papua 2021

5 Cabor Memulai Pertandingan sebelum Pembukaan PON XX Papua 2021

Sports
Hasil PSM Vs Persebaya, Anco Jansen Jadi Motor 'Comeback' Gemilang Juku Eja

Hasil PSM Vs Persebaya, Anco Jansen Jadi Motor "Comeback" Gemilang Juku Eja

Liga Indonesia
PON XX Papua 2021, Pentingnya Rapat Terbatas Presiden Pekan Depan

PON XX Papua 2021, Pentingnya Rapat Terbatas Presiden Pekan Depan

Sports
Hasil Kualifikasi MotoGP San Marino - Bagnaia Pole dan Ukir Rekor, Rossi Nyaris Paling Buncit

Hasil Kualifikasi MotoGP San Marino - Bagnaia Pole dan Ukir Rekor, Rossi Nyaris Paling Buncit

Motogp
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.