Kompas.com - 09/06/2021, 23:45 WIB

KOMPAS.com - Pencak silat telah berkembang menjadi cabang olahraga yang dikenal tidak hanya di kawasan regional, tapi juga internasional.

Perkembangan pencak silat kini semakin lengkap, baik sebagai olahraga kompetitif maupun sebagai budaya bangsa Indonesia.

Selain menjadi olahraga kompetitif, pencak silat juga merupakan salah satu kegiatan dalam pendidikan jasmani.

Adapun, induk organisasi resmi pencak silat di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia, disingkat IPSI.

Baca juga: Sejarah IPSI, Induk Olahraga Pencak Silat di Indonesia

Kategori pertandingan pencak silat

Dalam buku Teori dan Praktek Pencak Silat (2016) karya Amjad E dan Silvia Mega N, pertandingan pencak silat dibagi menjadi empat kategori yaitu tanding, tunggal, ganda, regu.

Kategori tanding adalah kategori pencak silat yang menampilkan dua orang pesilat dari kubu yang berbeda.

Kedua pesilat tersebut saling berhadapan menggunakan unsur pembelaan dan serangan yaitu menangkis/mengelak/mengena/menyerang pada sasaran untuk menjatuhkan lawan.

Baca juga: Ragam Sikap Tegak dalam Pencak Silat

Perlengkapan pencak silat kategori tanding

Perlengkapan pertandingan pencak silat kategori tanding yaitu:

  1. Pelindung badan (body protector) yang disediakan oleh panitia. Setiap gelanggang setidaknya tersedia lima pasang body protector.
  2. Sabuk/bengkung warna merah dan biru untuk penanda sudut. Ukuran lebar 5 cm dan terbuat dari bahan yang tidak mudah terlipat.
  3. Pelindung kemaluan yang disediakan oleh pesilat sendiri.

Ilustrasi taktik dan strategi bertahan pada pencak silatkemdikbud Ilustrasi taktik dan strategi bertahan pada pencak silat

Aturan pertandingan pencak silat

Pada saat bertanding, setiap pesilat harus mematuhi ketentuan sebagai berikut.

  1. Pesilat saling berhadapan dengan menggunakan unsur pembelaan dan serangan.
  2. Pesilat wajib menerapkan kaidah-kaidah pencak silat serta mematuhi larangan-larangan yang telah ditentukan.
  3. Pembelaan dan serangan yang dilakukan harus berpola dari sikap awal/pasang atau pola langkah, serta adanya koordinasi dalam melakukan serangan dan pembelaan.
  4. Setelah melakukan serangan atau pembelaan, pesilat harus kembali ke sikap awal dan tetap menggunakan pola langkah.
  5. Serangan beruntun harus tersusun secara teratur dan berangkai dengan berbagai cara ke arah sasaran sebanyak-banyaknya 4 (empat) jenis serangan.
  6. Serangan yang dinilai adalah serangan yang menggunakan pola langkah, tidak terhalang, mantap, bertenaga, dan tersusun dalam koordinasi teknik serangan yang baik.

Baca juga: Penilaian dalam Pertandingan Pencak Silat

Sasaran dalam pertandingan pencak silat

Tidak semua bagian tubuh bisa menjadi sasaran serangan dalam pertandingan pencak silat. Ada bagian tubuh tertentu yang bisa dijadikan sasaran sah dan bernilai.

Istilah sasaran sah dan bernilai dalam pertandingan pencak silat disebut "togok" yaitu bagian tubuh kecuali leher dan pusat kemaluan.

Jadi, sasaran yang diperbolehkan untuk diserang dalam pertandingan pencak silat adalah dada, perut (pusat ke atas), rusuk kiri maupun kanan, serta punggung atau sisi belakang badan.

Penilaian pertandingan pencak silat

Penilaian dalam pertandingan pencak silat adalah sebagai berikut.

  1. Nilai 1: serangan dengan tangan yang masuk pada sasaran, tanpa terhalang oleh tangkisan, hindaran, atau elakan lawan.
  2. Nilai 1+1: tangkisan atau hindaran atau elakan yang berhasil memusnahkan serangan lawan, disusul langsung oleh serangan dengan tangan yang masuk pada sasaran.
  3. Nilai 2: serangan dengan kaki yang masuk pada sasaran, tanpa terhalang oleh tangkisan, hindaran atau elakan lawan..
  4. Nilai 1+2: tangkisan atau hindaran atau elakan yang berhasil memusnahkan serangan lawan, disusul langsung oleh serangan dengan kaki yang masuk pada sasaran.
  5. Nilai 1+3: tangkisan atau hindaran atau elakan yang berhasil memusnahkan serangan lawan, disusul langsung oleh serangan dengan teknik jatuhan yang berhasil menjatuhkan lawan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Malaysia Open 2022, Pujian Wakil Tuan Rumah soal Keuletan Ahsan/Hendra

Malaysia Open 2022, Pujian Wakil Tuan Rumah soal Keuletan Ahsan/Hendra

Badminton
Arema FC Vs Barito Putera, Kata Evan Dimas soal Mantan

Arema FC Vs Barito Putera, Kata Evan Dimas soal Mantan

Liga Indonesia
Piala AFF U19 2022: Shin Tae-yong Punya Misi Khusus

Piala AFF U19 2022: Shin Tae-yong Punya Misi Khusus

Liga Indonesia
Tersingkir di Piala Presiden 2022, Kapten Persib Ajak Tim Bangkit

Tersingkir di Piala Presiden 2022, Kapten Persib Ajak Tim Bangkit

Liga Indonesia
Malaysia Open 2022: Perasaan Ginting Usai Kalah 7 Kali Beruntun dari Axelsen

Malaysia Open 2022: Perasaan Ginting Usai Kalah 7 Kali Beruntun dari Axelsen

Badminton
Ongen Saknosiwi Tak Menyangka Bisa Menang KO di Ronde 2

Ongen Saknosiwi Tak Menyangka Bisa Menang KO di Ronde 2

Sports
Link Live Streaming Malaysia Open 2022, Semifinal Mulai Pukul 12.00 WIB

Link Live Streaming Malaysia Open 2022, Semifinal Mulai Pukul 12.00 WIB

Badminton
Kata Daud Yordan Usai Pertahankan Gelar WBC Asia: Pukulan Lawan Tidak Berefek...

Kata Daud Yordan Usai Pertahankan Gelar WBC Asia: Pukulan Lawan Tidak Berefek...

Sports
3 Wakil Negeri Jiran Melaju di Kompetisi Asia, Kualitas Liga Malaysia Dipuji

3 Wakil Negeri Jiran Melaju di Kompetisi Asia, Kualitas Liga Malaysia Dipuji

Liga Lain
Piala AFF U19 2022, Pelatih Vietnam Tak Gentar Hadapi Suporter Indonesia

Piala AFF U19 2022, Pelatih Vietnam Tak Gentar Hadapi Suporter Indonesia

Liga Indonesia
Piala Presiden 2022, Pelatih PSS Sleman Mengaku Ada Faktor Keberuntungan pada Laga Kontra Persib

Piala Presiden 2022, Pelatih PSS Sleman Mengaku Ada Faktor Keberuntungan pada Laga Kontra Persib

Liga Indonesia
Piala AFF U19 2022, Kualitas Ronaldo Kwateh Jadi Sorotan Pelatih Vietnam

Piala AFF U19 2022, Kualitas Ronaldo Kwateh Jadi Sorotan Pelatih Vietnam

Liga Indonesia
Carlos Fortes, Salah Satu Alasan Abel Camara Mendarat di Arema FC

Carlos Fortes, Salah Satu Alasan Abel Camara Mendarat di Arema FC

Liga Indonesia
Malaysia Open 2022: Cedera, Vito Kemungkinan Alami Robek Otot Betis

Malaysia Open 2022: Cedera, Vito Kemungkinan Alami Robek Otot Betis

Badminton
Malaysia Open 2022, Kunci Sukses Apriyani/Fadia Libas Pasangan Nomor 1 Dunia

Malaysia Open 2022, Kunci Sukses Apriyani/Fadia Libas Pasangan Nomor 1 Dunia

Badminton
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.