Mauro Camoranesi, "Pembelot" Argentina yang Melegenda di Italia

Kompas.com - 18/05/2021, 14:20 WIB
Mauro Camoranesi saat beraksi bersama timnas Italia dalam pertandingan melawan Perancis pada final Piala Dunia 2006 yang dilangsungkan di Stadion Olimpiade, Berlin, Jerman, 9 Juli 2006. (Foto: NICOLAS ASFOURI / AFP) AFP/NICOLAS ASFOURIMauro Camoranesi saat beraksi bersama timnas Italia dalam pertandingan melawan Perancis pada final Piala Dunia 2006 yang dilangsungkan di Stadion Olimpiade, Berlin, Jerman, 9 Juli 2006. (Foto: NICOLAS ASFOURI / AFP)

KOMPAS.com - Mauro Camoranesi lahir dan besar di Argentina, tetapi ia lebih memilih membela timnas Italia. Bagi Juventus, klub yang membesarkan namanya, Camoranesi adalah seorang legenda.

Mauro German Camoranesi adalah nama lengkapnya. Ia lahir di Tandil, sebuah kota yang terletak di sebelah selatan ibu kota Buenos Aires.

Camoranesi tiba di Italia pada 2000 usai direkrut oleh salah satu klub Serie A Liga Italia, Hellas Verona. Sebelumnya, ia bermain di Meksiko bersama Cruz Azul.

Sama seperti pemain asal Amerika Selatan lainnya yang memiliki garis keturunan Italia, Camoranesi memilih paspor Italia agar ia dihitung sebagai pemain Uni Eropa. Hal ini akan memberikan keuntungan baginya dan pihak klub karena adanya aturan pembatasan pemain non-Uni Eropa.

Adapun, Camoranesi memiliki darah Italia dari kakek buyutnya, Luigi, yang bermigrasi dari Potenza Picenza, Italia, ke Marche, Argentina.

Baca juga: Kisah Kehancuran Karier Adriano, Sang Kaisar Pemilik Kaki Kiri Maut

Kewarganegaraan ganda yang dimiliki oleh Camoranesi membuatnya bisa memperkuat timnas Argentina atau Italia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, Camoranesi "membelot" dengan tidak memperkuat negara asalnya. Ia justru bermain untuk Italia.

Selain memiliki paspor Italia, Camoranesi bisa dengan mudah membela Azzurri lantaran ia sama sekali belum pernah bermain bagi timnas Argentina di level apa pun.

Mauro Camoranesi mendapatkan panggilan dari timnas Italia pada 2003, ketika ia sudah dipinang oleh Juventus.

Pelatih timnas Italia saat itu, Giovanni Trapattoni, memanggil Camoranesi setelah sang pemain tampil apik bersama I Bianconeri.

Baca juga: Kisah Tribune The Kop Stadion Anfield, Penghormatan untuk Pejuang Gugur

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X