Kompas.com - 17/04/2021, 17:45 WIB
Pebola voli Indonesia 1 Rivan Nurmulki melepaskan smes ke arah pebola voli Jepang pada babak semifinal bola voli 18th Asian Games Invitation Tournament di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (13/2/2017). Timnas Voli Jepang melangkah ke Final dan akan bertemu Timnas Indonesia 2. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPebola voli Indonesia 1 Rivan Nurmulki melepaskan smes ke arah pebola voli Jepang pada babak semifinal bola voli 18th Asian Games Invitation Tournament di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (13/2/2017). Timnas Voli Jepang melangkah ke Final dan akan bertemu Timnas Indonesia 2.

KOMPAS.com - Olahraga bola voli membutuhkan upaya bersama dari sebuah regu untuk meraih kemenangan dalam permainan secara sportif.

Suatu usaha atau siasat bersama maupun seorang pemain yang dilakukan untuk mencapai kemenangan dalam peermainan bola voli disebut juga sebagai taktik.

Pada dasarnya taktik dalam permainan bola voli dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu taktik menyerang dan taktik bertahan.

Masing-masing taktik tersebut memiliki bentuk upaya spesifik dengan tujuan meraih keunggulan atas kubu lawan dalam setiap pertandingan.

Adapun terdapat pengertian dan perbedaan taktik menyerang dan bertahan dalam permainan bola voli seperti dirangkum dari berbagai sumber.

Baca juga: Teknik Passing Bawah dalam Bola Voli

Bentuk taktik menyerang dalam bola voli

Taktik ataupun strategi serangan dalam bola voli dilakukan untuk mencetak angka sebanyak mungkin sebagai syarat mencapai kemenangan.

Seperti dikutip dari buku Menjadi Pemain Bola Voli Andal (2011) oleh Reni Sulastriani, strategi serangan dalam permainan bola voli bertujuan untuk mematikan bola di area permainan lawan dan mencetak poin.

Adapun gerakan strategi atau taktik serangan dalam permainan bola voli dapat dilakukan secara individu oleh seorang pemain atau oleh seluruh tim.

Bentuk serangan perseorangan bisa berupa smash keras dari depan net atau melakukan servis tajam ke lapangan lawan.

Baca juga: Tugas Spiker dalam Bola Voli

Di sisi lain, serangan secara berkelompok bisa dimaksudkan sebagai ragkaian gerakan menerima bola, mengumpan, hingga melakukan smash oleh dua hingga lima orang pemain.

 

Sistem taktik bertahan dalam bola voli

Berkebalikan dengan strategi menyerang, penerapan taktik bertahan dalam permainan bola voli dilakukan sebagai upaya melindungi lapangan permainan sendiri.

Lebih jelasnya, sebagai. upaya mempertahankan kekuatan tim dan area sendiri dari serangan lawan ketika permainan berlangsung.

Wujud taktik pertahanan dalam permainan bola voli dibagi menjadi tiga jenis yakni pertahanan perseorangan, berkelompok, maupun dalam tim.

Strategi pertahanan perseorangan adalah dengan melakukan blok, menerima bola, atau memukul balik setiap usaha dari lawan oleh masing-masing pemain di lapangan.

Usaha pertahanan secara berkelompok contohnya ketika dua orang pemain atau lebih melakukan blok secara bersamaan di depan net, sementara pemain lain di garis belakang mengantisipasi laju bola.

Baca juga: Jenis Blocking dalam Bola Voli

Adapun, jenis pertahanan dalam tim merupakan rangkaian gerakan melindungi wilayah permainan lawan dalam satu kesatuan serta waktu bersamaan dari para pemain.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X