Pulihkan Atlet Cedera, Ini Saran Fisioterapis Timnas U-19

Kompas.com - 05/01/2021, 18:16 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memberikan instruksi saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK APelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memberikan instruksi saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand.

JAKARTA, KOMPAS.com - Di zaman teknologi digital saat ini, upaya memulihkan atlet cedera mesti memanfaatkan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dalam pembinaan prestasi olahraga atau sport science.

Asep Azis, fisioterapis tim nasional sepak bola U-19 Indonesia, mengatakan hal itu berkenaan dengan dimulainya kembali pemusatan latihan nasional (pelatnas) U-19 di Spanyol, awal Januari 2020.

"Penggunaan sport science juga menjadi salah satu poin yang sedang disoroti oleh Kemenpora untuk menunjang prestasi atlet," tutur Asep Aziz.

Baca juga: Cedera Atlet Yang Masih Sering Diremehkan

Penggunaan sport science, menurut Asep Aziz lagi, akan mampu menghasilkan analisis objektif.

"Ini menjadi dasar bagi fisioterapis membuat program pencegahan cedera," kata Asep Azis.

Penggunaan sport science dalam olahraga, kata founder KineticX Asep Aziz adalah salah satu jawaban bagi para pelaku olahraga di Indonesia memahami dan mengenali kondisi tubuh mereka.KineticX Penggunaan sport science dalam olahraga, kata founder KineticX Asep Aziz adalah salah satu jawaban bagi para pelaku olahraga di Indonesia memahami dan mengenali kondisi tubuh mereka.

"Data ini bisa digunakan oleh pelatih fisik untuk meningkatkan performance fisik atlet," lanjut Asep Azis.

Masih menurut Asep Azis, data-data sport science juga membantu pelatih kepala, sebagaimana halnya di Timnas U-19.

"Pelatih kepala bisa mengetahui sejauh mana persiapan fisik para atlet," kata Asep Azis seraya mengatakan bahwa tim kepelatihan Timnas U-19 juga bekerja sama dengan KineticX memanfaatkan sport science bagi peningkatan prestasi para atlet sepak bola muda Indonesia.

Founder KineticX Asep Aziz mengatakan peluang bisnis sport science masih sangat terbuka lebar. 

Lagian, perlu waktu untuk meningkatkan awareness orang mengenai pentingnya melakukan body checkup secara rutin terutama jika kita memiliki riwayat cedera. 
KineticX Founder KineticX Asep Aziz mengatakan peluang bisnis sport science masih sangat terbuka lebar. Lagian, perlu waktu untuk meningkatkan awareness orang mengenai pentingnya melakukan body checkup secara rutin terutama jika kita memiliki riwayat cedera.

Secara singkat, sport science memanfaatkan aplikasi teknologi digital untuk menyimpan data-data Human Measurement Technologies yang hasilnya digunakan untuk performance, analisis risiko cedera (injury risk analysis), serta rehabilitation.

Asep Aziz, kemudian, dalam perjalanan kariernya menjadi pendiri atau founder KineticX Indonesia di Surabaya pada 2020.

Baca juga: Sport Science, Kebiasaan Baru untuk Masa Depan Olahraga Indoesia

Berbendera PT Teknologi Kinetik Indonesia, kata Asep Aziz, pihaknya menggandeng Vald Performance dari Australia.

Vald Performance mengusung teknologi antara lain humantrack 3D movement analysis, Force Frame Strength Testing, Nordbord Hamstring Testing, dan Force Desk (dual force plate).

Asep Aziz, Fisioterapis Tim Nasional Sepakbola U-19 dan U-16 jelang Piala Asia 2021, mengatakan timnas bekerja sama dengan KineticX untuk membantu pelatih kepala mengetahui sampai sejauh mana persiapan fisik para pemain yang nantinya tercatat dengan detail kelebihan dan kekurangannya. 

Asep Aziz adalah founder KineticX. KineticX Asep Aziz, Fisioterapis Tim Nasional Sepakbola U-19 dan U-16 jelang Piala Asia 2021, mengatakan timnas bekerja sama dengan KineticX untuk membantu pelatih kepala mengetahui sampai sejauh mana persiapan fisik para pemain yang nantinya tercatat dengan detail kelebihan dan kekurangannya. Asep Aziz adalah founder KineticX.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilema Besar Jose Becker Saat Alisson Masih Berusia 14 Tahun

Dilema Besar Jose Becker Saat Alisson Masih Berusia 14 Tahun

Liga Inggris
Alisson: Terima Kasih Atas Semua Pesan Perihal Ayah Saya...

Alisson: Terima Kasih Atas Semua Pesan Perihal Ayah Saya...

Liga Inggris
Bungkam Elche, Bukti Barcelona Belum Menyerah Kejar Titel Liga Spanyol

Bungkam Elche, Bukti Barcelona Belum Menyerah Kejar Titel Liga Spanyol

Liga Spanyol
Diisukan Jadi Calon Pelatih Baru Arema FC, Gomes de Oliveira Angkat Bicara

Diisukan Jadi Calon Pelatih Baru Arema FC, Gomes de Oliveira Angkat Bicara

Liga Indonesia
Hasil Lengkap Liga Europa: AC Milan Lolos, Granada Kejutkan Napoli

Hasil Lengkap Liga Europa: AC Milan Lolos, Granada Kejutkan Napoli

Liga Lain
Eks Dokter MotoGP: Marc Marquez seperti Kacang Lupa Kulit

Eks Dokter MotoGP: Marc Marquez seperti Kacang Lupa Kulit

Motogp
Hati Alisson Terkoyak, Tak Bisa ke Brasil untuk Pemakaman Sang Ayah

Hati Alisson Terkoyak, Tak Bisa ke Brasil untuk Pemakaman Sang Ayah

Liga Inggris
Betapa Sakitnya Barcelona Jika Lionel Messi Pergi

Betapa Sakitnya Barcelona Jika Lionel Messi Pergi

Sports
Jonatan Christie dan Anthony Ginting Antuasis Jelang Vaksinasi Covid-19

Jonatan Christie dan Anthony Ginting Antuasis Jelang Vaksinasi Covid-19

Badminton
FT Man United Vs Sociedad - Buntu di Kandang, Setan Merah Tetap Melaju ke 16 Besar

FT Man United Vs Sociedad - Buntu di Kandang, Setan Merah Tetap Melaju ke 16 Besar

Liga Lain
Kala Liverpool Telah 'Memberikan' Gelar Juara Liga Inggris ke Man City

Kala Liverpool Telah "Memberikan" Gelar Juara Liga Inggris ke Man City

Sports
Hasil Red Star Vs AC Milan - Rossoneri Tumbangkan Sesama Juara Eropa

Hasil Red Star Vs AC Milan - Rossoneri Tumbangkan Sesama Juara Eropa

Liga Lain
Arsenal Vs Benfica - Diwarnai 2 Blunder Ceballos, The Gunners Susah Payah Lolos ke 16 Besar

Arsenal Vs Benfica - Diwarnai 2 Blunder Ceballos, The Gunners Susah Payah Lolos ke 16 Besar

Liga Lain
Link Live Streaming AC Milan Vs Red Star, Kick-off 03.00 WIB

Link Live Streaming AC Milan Vs Red Star, Kick-off 03.00 WIB

Liga Lain
Link Live Streaming AC Milan Vs Red Star, Perjuangan Rossoneri Menuju 16 Besar

Link Live Streaming AC Milan Vs Red Star, Perjuangan Rossoneri Menuju 16 Besar

Liga Lain
komentar
Close Ads X