Olimpiade Tokyo, Panitia Siapkan Peretas "Bertopi Putih"

Kompas.com - 04/01/2021, 23:53 WIB
Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik. DOK. ReutersMedali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.

TOKYO, KOMPAS.com - Tokyo 2020, penyelenggara Olimpiade dan Paralimpik Tokyo dalam laporan terkini menunjukkan adanya kesiapan menghadapi peretas bidang informasi teknologi.

"Kami memberi perhatian khusus agar tak terjadi serangan para peretas," kata pernyataan terkini Tokyo 2020, Senin (4/1/2021).

Untuk mewujudkan langkah perlindungan itu, Tokyo 2020 melatih 220 pakar keamanan informasi teknologi (IT).

Mereka disebut juga peretas "bertopi putih".

ilustrasi hackershutterstock ilustrasi hacker

"Tugas mereka adalah mengamankan Olimpiade dan Paralimpik Tokyo dari serangan para peretas IT," kata pernyataan Tokyo 2020.

Para pakar ini kebanyakan berasal dari pakar IT perusahaan-perusahaan Jepang.

Ikut ambil bagian menugaskan karyawan mereka adalah Perusahaan Negara Telepon dan Telegraf (NTT Corp) dan NEC Corp.

Pengalaman serangan peretas pernah terjadi pada penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, Korsel, pada 2018.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Partisipasi Jepang pada Pencegahan Peretasan

Kala itu, serangan mengacaukan sistem pada acara pembukaan Olimpiade tersebut.

Serangan itu juga mengacaukan akses internet dan sistem penyiaran pada pembukaan Olimpiade Musim Dingin.



Sumber Kyodonews
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X