Paralayang dan Dayung Sulteng Butuh Bantuan Peralatan

Kompas.com - 27/10/2020, 16:24 WIB
ILUSTRASI - Paralayang ShutterstockILUSTRASI - Paralayang

PALU, KOMPAS.com - Cabang olahraga paralayang dan dayung Provinsi Sulawesi Tengah membutuhkan peralatan untuk berlaga pada PON Papua 2021.

PON Papua yang sedianya berlangsung pada 2020 diundur satu tahun lantaran pandemi Covid-19.

PON tahun depan itu berlangsung pada Oktober 2021.

Baca juga: Paralayang Virtual Bakal Naik Kelas ke Level Asia

"Kami optimistis bisa menyumbang medali jika mendapat dukungan dengan peralatan lomba yang memadai," kata pelatih tim paralayang PON Sulteng, Asgaf Umar.

Atlet paralayang telah mengudara selepas landas dari Bukit Paralayang Watugupit, Bantul, Yogyakarta, Kamis (23/1/2020).Paskalis Dwiwanda Atlet paralayang telah mengudara selepas landas dari Bukit Paralayang Watugupit, Bantul, Yogyakarta, Kamis (23/1/2020).

Asgaf yang juga atlet senior paralayang itu mengatakan ada 7 atlet putra dan putri provinsinya yang berlaga di PON Papua.

Paralayang Sulteng mengincar nomor crouss country sebagai pendulang medali dari tiga nomor paralayang yang dipertandingkan.

Atlet dayung nomor canoe Yuda Firmansyah berlatih dalam Pelatnas Dayung di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (16/6/2020). Adaptasi dengan keadaan yang berubah selama pandemi ditempuh para atlet dari sejumlah cabang olahraga, salah satunya latihan mandiri di rumah masing-masing, hingga latihan bersama pelatih via konferensi video.ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA Atlet dayung nomor canoe Yuda Firmansyah berlatih dalam Pelatnas Dayung di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (16/6/2020). Adaptasi dengan keadaan yang berubah selama pandemi ditempuh para atlet dari sejumlah cabang olahraga, salah satunya latihan mandiri di rumah masing-masing, hingga latihan bersama pelatih via konferensi video.

Sementara itu, pelatih dayung PON Sulteng Wahyu Aristina juga meminta hal yang sama.

"Kami membutuhkan perahu standar internasional," kata Wahyu Aristina.

Sulteng mengirimkan sejumlah atlet di sembilan kelas terdiri dari nomor kano, kayak, dan rowing.

Baca juga: Ini Biaya Pembangunan Sembilan Arena PON Papua

Sulteng mengandalkan pedayung nasional Rio Rizki Darmawan yang juga dipersiapkan untuk SEA Games mendatang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X