Ighalo: Saya Tak Bisa Diam Lagi, Pemerintah Membunuh Warganya Sendiri

Kompas.com - 23/10/2020, 12:40 WIB
Penyerang Manchester United, Odion Ighalo. POOL / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGES VIA AFPPenyerang Manchester United, Odion Ighalo.

KOMPAS.com - Penyerang Manchester United, Odion Ighalo, bersuara terkait situasi yang terjadi di negaranya, Nigeria.

Belakangan ini, Nigeria - negara terpadat di Afrika - diwarnai aksi protes menentang kebrutalan salah satu unit polisi, Special Anti-Robbery Squad (SARS).

Dilansir Goal, SARS dituding telah melakukan pembunuhan hingga penembakan.

Hal ini kemudian membuat beberapa pesepak bola asal Nigeria ikut bersimpati, salah satunya Ighalo.

Baca juga: Bawa Man United ke Semifinal Piala FA, Ighalo Samai Rekor Berusia 95 Tahun

Ighalo (31) menyerukan agar dunia memperhatikan apa yang terjadi di Nigeria dan memohon kepada pemerintah untuk berhenti membunuh warganya sendiri.

"Saya sedih dan tidak tahu harus mulai dari mana," ucapnya setelah laga Paris Saint-Germain vs Man United pada fase grup Liga Champions, Senin (21/10/2020).

"Saya bukan tipe orang yang suka berbicara soal politik, tetapi saya tidak bisa diam lagi tentang apa yang terjadi di kampung halaman saya, Nigeria."

"Saya akan mengatakan pemerintah Nigeria memalukan bagi dunia, karena membunuh warganya sendiri, mengirim militer ke jalan, membunuh pengunjuk rasa (yang tidak bersenjata) karena memprotes hak-hak mereka. Itu tidak pantas," kata Ighalo.

"Pada 20 Oktober 2020, orang-orang akan mengingat sejarah, pemerintah mengirim militer ke jalan untuk membunuh warganya sendiri," tutur Ighalo lagi.

Tidak hanya Ighalo, penyerang Napoli Victor Osimhen juga ikut bersuara.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris, Duel Akbar Man United Vs Chelsea Tersaji Besok

Osimhen yang asli Nigeria, berselebrasi dengan membentangkan kaos dengan tagar EndPoliceBrutalityInNigeria setelah diirnya mencetak gol keempat Napoli dalam laga kontra Atalanta pada lanjutan Serie A, Sabtu (17/10/2020).

Terbaru, gelandang asal Spanyol, Cesc Fabregas juga ikut bersuara terkait kondisi di Nigeria.

"Semua kekuatan, doa, dan pikiran saya untuk semua orang di Nigeria. Kita tidak bisa menerima apa yang terjadi. Akhiri sekarang!" tulis pemain AS Monaco itu.



Sumber GOAL
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X