Kompas.com - 23/09/2020, 23:04 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Pandemi corona yang masih melanda membuat Komite Paralimpik Internasional (IPC) di Dubai, UEA menetapkan kebijakan baru.

Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Rima Ferdianto, berkenaan dengan kebijakan itu mengatakan bahwa para atlet paralimpik Asia akan diusahakan mendapatkan vaksin Covid-19.

Baca juga: Solo, Lokasi Pelatnas Paralimpiade Tokyo

"Para atlet itu tengah berburu poin menuju Paralimpiade Tokyo 2021," tuturnya.

Cincin Olimpiade ditampilkan di depan lokasi pembangunan Stadion Nasional Baru, stadion utama Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, selama kesempatan media di Tokyo, Jepang, 3 Jul 2019.channelnewsasia.com/Reuters/Issei Kato Cincin Olimpiade ditampilkan di depan lokasi pembangunan Stadion Nasional Baru, stadion utama Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, selama kesempatan media di Tokyo, Jepang, 3 Jul 2019.

Rima mengatakan Presiden IPC tengah berupaya mendapatkan akses vaksin berkualitas tinggi bagi para atlet tersebut.

Rencananya, sebelum berlaga meraih poin ke Paralimpiade Tokyo 2021, para atlet sudah divaksin terlebih dahulu.

Solo menjadi lokasi pemusatan latihan nasional (pelatnas) atlet Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo 2021.

Atlet difabel lawn bowls Indonesia untuk Asian Para Games 2018, I Wayan Damai, saat menjalani sesi latihan di Lapangan Hoki Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (22/9/2018).BOLASPORT.com/Tri Meiliana Atlet difabel lawn bowls Indonesia untuk Asian Para Games 2018, I Wayan Damai, saat menjalani sesi latihan di Lapangan Hoki Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (22/9/2018).

"Pelatnas akan digelar awal Oktober 2020," kata Sekjen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Rima Ferdianto.

Pada pelatnas itu, akan dipanggil 35 atlet paralimpik.

"Pelatnas ini untuk delapan cabang olahraga," kata Rima Ferdianto.

Sekretaris Jenderal National Paralympic Comittee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto dalam konferensi pers di Solo, Jawa Tengah, Rabu (23/9/2020).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Sekretaris Jenderal National Paralympic Comittee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto dalam konferensi pers di Solo, Jawa Tengah, Rabu (23/9/2020).

Sejauh ini kata Rima, para atlet sudah melakukan pelatnas mandiri secara daring.

"Namun, hasilnya tidak maksimal," kata Rima.

Lantaran itulah, NPC Indonesia menggelar pelatnas yang akan dimulai per 1 Oktober 2020 nanti.

Sementara, delapan cabang olahraga yang menjadi fokus pelatnas adalah renang, para bulutangkis, para tenis meja, para angkat besi, para balap sepeda, para panahan, dan para menembak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.