Kompas.com - 09/09/2020, 20:25 WIB
[ARSIP] Portrait foto Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (27/9/2016). Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama (88) meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (9/9/2020). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULU[ARSIP] Portrait foto Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (27/9/2016). Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama (88) meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

KOMPAS.com - Sesmenpora Gatot S Dewa Broto turut berdukacita atas wafatnya pendiri Kompas Gramedia Group Jakob Oetama.

Kalimat dukacita itu Gatot sampaikan melalui grup WhatsApp Media Kemenpora.

"Kami selaku pribadi maupun sebagai Sesmenpora menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Jakob Oetama, pendiri Surat Kabar Kompas," tulis Gatot.

"Almarhum pernah menjabat sebagai Presiden Direktur Kelompok Kompas-Gramedia, Pembina Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia, dan Penasihat Konfederasi Wartawan ASEAN."

Baca juga: Jakob Oetama Meninggal Dunia, Kemenpora Kirim Ucapan Dukacita

"Semoga Almarhum diterima di sisi-Nya, dan diampuni seluruh dosa-dosanya. Semoga keteladanan dan dedikasi beliau yg bersama Bapak Petrus Kanisius Ojong pada 1965 mendirikan Harian Kompas dapat mendorong kehidupan pers dan kami yang selalu menjadi mitra media lebih survive, kreatif dan inovatif menghadapi tantangan media secara global yg kini sangat dinamis," sambungnya.

Jakob Oetama meninggal dunia pada Rabu (9/9/2020) pukul 13.05 WIB di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, dalam usia 88 tahun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beliau tutup usia karena mengalami gangguan multiorgan. Usia sepuh kemudian memperparah kondisi Jakob hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Rencananya, Jenazah akan diantarkan menuju tempat peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Kamis (10/9/2020).

Baca juga: Jakob Oetama Wafat, Jenazah Disemayamkan di Gedung Kompas Gramedia Palmerah Selatan

Jakob Oetama, yang lahir di Borobudur, Magelang, 27 September 1931, mengawali karienya di dunia jurnalistik sebagai redaktur majalah Penabur Jakarta pada 1956.

Pada 1963, bersama rekannya, Petrus Kanisius Ojong (PK Ojong), Jakob mendirikan majalah intisari.

Dua tahun berselang, mereka mendirikan harian Kompas, yang terbit pertama kali pada 28 Juni 1965.

Di kepemimpinannya, Kompas berkembang pesat hingga kini memiliki beberapa anak perusahaan, yang bergerak di bidang media massa, sampai pendidikan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X