Jakob Oetama Meninggal Dunia, Kemenpora Kirim Ucapan Dukacita

Kompas.com - 09/09/2020, 18:41 WIB
[ARSIP] Pemimpin Umum Harian Kompas, Jacob Oetama hadir pada perayaan syukuran dan peluncuran buku HUT Ke-50 Harian Kompas di Bentara Budaya Jakarta, Minggu (28/6/2015). Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama (88) meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (9/9/2020). KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO[ARSIP] Pemimpin Umum Harian Kompas, Jacob Oetama hadir pada perayaan syukuran dan peluncuran buku HUT Ke-50 Harian Kompas di Bentara Budaya Jakarta, Minggu (28/6/2015). Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama (88) meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

KOMPAS.com - Untaian doa dan ucapan belasungkawa untuk mendiang Jakob Oetama terus mengalir dari berbagai kalangan.

Kali ini datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ( Kemenpora).

Melalui akun Twitter resminya, Kemenpora mengucapkan dukacita atas meninggalnya pendiri Kompas Gramedia Group itu.

"Menpora RI Zainudin Amali Beserta Segenap Keluarga Besar Kemenpora RI Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya Dr (H.C) Jakob Oetama, Pendiri Kompas Gramedia Group," tulis Kemenpora.

Baca juga: RIP Jakob Oetama

Jakob Oetama meninggal dunia pada Rabu (9/9/2020) pukul 13.05 WIB di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, dalam usia 88 tahun.

Jakob tutup usia karena mengalami gangguan multiorgan. Usia sepuh kemudian memperparah kondisi Jakob hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Rencananya, Jenazah akan diantarkan menuju tempat peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Kamis (10/9/2020).

Jakob Oetama lahir di Borobudur, Magelang, 27 September 1931.

Baca juga: Mengenang Jakob Oetama, Pendiri Kompas Gramedia (1931-2020)

Dia mengawali karienya di dunia jurnalistik sebagai redaktur majalah Penabur Jakarta pada 1956.

Pada 1963, Jakob bersama rekannya, Petrus Kanisius Ojong (PK Ojong), mendirikan majalah intisari.

Dua tahun berselang, mereka mendirikan harian Kompas, yang terbit pertama kali pada 28 Juni 1965.

Di bawah Jakob Oetama, Kompas berkembang pesat hingga kini memiliki beberapa anank perusahaan, yang bergerak di bidang media massa, sampai pendidikan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X