Chicago Marathon dan Kekecewaan Sang Wali Kota

Kompas.com - 14/07/2020, 14:15 WIB
ilustrasi lari shutterstockilustrasi lari

CHICAGO, KOMPAS.com - Pembatalan perhelatan Chicago Marathon lantaran pandemi Covid-19 membuat Wali Kota Chicago Lori Lightfoot kecewa.

"Sebagai orang Chicago, tentunya saya kecewa," ujar Lightfoot.

Wali kota terpilih Chicago, Lori Lightfoot, yang menjadi perempuan kulit hitam pertama yang pemimpin kota terbesar ketiga di AS.AFP / KAMIL KRZACZYNSKI Wali kota terpilih Chicago, Lori Lightfoot, yang menjadi perempuan kulit hitam pertama yang pemimpin kota terbesar ketiga di AS.

Baca juga: Pandemi Corona, Hanya London Marathon yang Tersisa

Menurutnya, warga Chicago awalnya menjadi antusias menyambut perhelatan tahunan ini.

Dua pelari yakni Marissa Widiyanti (kiri) dan Dieyan Bernard (kanan) bakal mengikuti Chicago Marathon 2019 pada 13 Oktober, sembari mengumpulkan dana bagi penyandang sumbing bibir dan langit-langit Smile Train Indonesia.

Selain keduanya, ikut ambil bagian juga adalah pelari Andri Parulian dan Fransiskus Kesuma.Kompas.com/Josephus Primus Dua pelari yakni Marissa Widiyanti (kiri) dan Dieyan Bernard (kanan) bakal mengikuti Chicago Marathon 2019 pada 13 Oktober, sembari mengumpulkan dana bagi penyandang sumbing bibir dan langit-langit Smile Train Indonesia. Selain keduanya, ikut ambil bagian juga adalah pelari Andri Parulian dan Fransiskus Kesuma.

"Kami sudah bersiap menyambut para pelari dan sudah berharap keceriaan Chicago Marathon kembali lagi," kata Lori Lightfoot.

"Keputusan pembatalan adalah semata-mata untuk keselematan para peserta dan relawan," kata Direktur Lomba Carey Pinkowski.

Lomba marathon New York City Lomba marathon New York City

Sejatinya sudah dua kali Chicago Marathon mengalami pembatalan.

Sebelum 2020, Chicago Marathon pada 1987 juga batal dilaksanakan lantaran tak ada sponsor.

Mengawali London Marathon, Minggu (21/4/2013), para peserta mengheningkan cipta selama 30 detik untuk menghormati para korban penyerangan di Boston Marathon, Senin (15/4/2013). AFP/CARL COURT. Mengawali London Marathon, Minggu (21/4/2013), para peserta mengheningkan cipta selama 30 detik untuk menghormati para korban penyerangan di Boston Marathon, Senin (15/4/2013). AFP/CARL COURT.

Saat ini, hanya tersisa London Marathon yang punya agenda pada 4 Oktober 2020.

Sejatinya, London Marathon dilaksanakan pada 26 April 2020.

Namun, lantaran pandemi corona, London Marathon bergeser pada 4 Oktober 2020.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X