Novak Djokovic: Sebagian Besar Kritik ke Saya Didasari Tujuan Jahat

Kompas.com - 09/07/2020, 18:20 WIB
Novak Djokovic mengangkat trofi juara Australia Open 2020 setelah mengalahkan Dominic Thiem pada pertandingan final yang digelar di Rod Laver Arena, Melbourne, Minggu (2/2/2020). AFP/GETTY IMAGES/CAMERON SPENCERNovak Djokovic mengangkat trofi juara Australia Open 2020 setelah mengalahkan Dominic Thiem pada pertandingan final yang digelar di Rod Laver Arena, Melbourne, Minggu (2/2/2020).
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Bintang tenis asal Serbia, Novak Djokovic, menanggapi kritik yang menimpa dirinya belakangan ini. Djokovic "diserang" kritik terkait ajang Adria Tour.

Menurut dia, kritik tersebut lebih bernuansa rasa kebencian dan perundungan.

Penyelenggaraan Adria Tour menjadi bermasalah karena Kroasia sudah melonggarkan aturan lockdown dan para pemain merasa bebas melakukan kontak fisik.

Tak cuma itu, sebuah video yang beredar juga menunjukkan Djokovic, Dimitrov, dan Coric berpesta di sebuah kelab malam.

Baca juga: Tiga Petenis Dinyatakan Positif Covid-19, Novak Djokovic Minta Maaf

Sejumlah pemain dinyatakan positif terjangkit covid-19 setelah tampil pada turnamen tersebut.

Mereka adalah Grigor Dimitrov, Borna Coric, dan Viktor Troicki, serta Djokovic sendiri.

Hal itu membuat Djokovic menjadi sasaran kritik. Djokovic membalas kritik tersebut.

Baca juga: Novak Djokovic Dinyatakan Positif Covid-19 Usai Tampil di Adria Tour

"Sebagian besar kritik untuk saya didasari tujuan yang jahat. Menurut saya, banyak yang bukan cuma sekadar mengkritik, tetapi sengaja untuk menjatuhkan. Harus ada seseorang yang disalahkan," kata Djokovic, dikutip BolaSport dari Japan Today.

Djokovic dan istrinya, Jelena, sudah dinyatakan bebas dari Covid-19 setelah menjalani tes untuk kedua kali.

Mereka langsung menjalani isolasi mandiri begitu dinyatakan positif pada tes pertama.

Juara Wimbledon 2019 tersebut memastikan ia mengadakan Adria Tour dengan tujuan baik.

"Tujuan saya murni. Saya ingin membuat ajang untuk membantu pemain dan federasi tenis di daerah Balkan. Panitia sudah mengikuti hukum dan regulasi yang ada," ucap dia.

"Namun, kami semua sudah belajar dan mungkin ada beberapa hal yang bisa dilakukan dengan lebih baik," tutur Djokovic. (Lariza Oky Adisty)



Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X