Gubernur Tokyo Terpilih Kembali, Bagaimana Nasib Olimpiade 2020?

Kompas.com - 06/07/2020, 10:25 WIB
Tangkapan layar yang menampilkan Gubernur Tokyo Yuriko Koike tampil di game social distancing. Twitter @motuloTangkapan layar yang menampilkan Gubernur Tokyo Yuriko Koike tampil di game social distancing.

TOKYO, KOMPAS.com - Kabar gembira, kata Presiden Olimpiade Tokyo 2020 Yoshiro Mori, adalah terpilih kembalinya Gubernur Tokyo Yuriko Koike.

Koike, gubernur perempuan pertama ibu kota Jepang ini, memenangi pemilihan umum pada Minggu (5/7/2020).

Baca juga: Belum Pulih dari Cedera, Shi Yuqi Senang Olimpiade Tokyo Ditunda

Ia mengalahkan 21 kandidat lainnya.

Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).ANTARA FOTO/REUTERS/KYODO Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).

Menurut Mori, Gubernur Koike adalah sosok yang berada di balik persiapan baik Tokyo menjadi tuan rumah Olimpiade 2020.

Bendera Olimpiade Tokyo 1940 yang batal bergulir. Pada Selasa (24/3/2020) dini hari WIB, Olimpiade Tokyo 2020 dilaporkan bakal dibatalkan, pertama kali Olimpiade ditunda sejak Perang Dunia Kedua.WIKIPEDIA Bendera Olimpiade Tokyo 1940 yang batal bergulir. Pada Selasa (24/3/2020) dini hari WIB, Olimpiade Tokyo 2020 dilaporkan bakal dibatalkan, pertama kali Olimpiade ditunda sejak Perang Dunia Kedua.

Sebagaimana diketahui, perhelatan yang tadinya digelar tahun ini resmi diundur ke 2021.

Pemicunya adalah pandemi corona.

Meski dilaksanakan pada 2021, para pemangku kepentingan di Jepang tetap menyematkan nama penyelenggaraan itu sebagai Olimpiade 2020.

Ilustrasi penumpang pesawat, bepergian di tengah pandemi virus corona.Shutterstock Ilustrasi penumpang pesawat, bepergian di tengah pandemi virus corona.

Gubernur Yuriko Koike dalam pemaparan kerjanya di hadapan panitia pemilihan gubernur adalah satu-satunya kandidat yang memantapkan pelaksanaan Olimpiade tetap berjalan namun dengan mengedepankan pemberantasan virus Covid-19 terlebih dahulu.

Logo Olimpiade Tokyo 2020Shutterstock Logo Olimpiade Tokyo 2020

"Apa yang bisa kita lakukan sebagai tuan rumah untuk menjadikan Olimpiade sebagai kegiatan yang aman dan menyelamatkan semua orang?" ucap Koike.

Koike, perempuan berusia 67 tahun itu juga mengatakan akan ada penyesuaian anggaran pada pelaksanaan Olimpiade.

Atlet angkat besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli Irawan. Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Eko meraih medali perak kelas 62 kilogram. 


Kompas.com/Josephus Primus Atlet angkat besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli Irawan. Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Eko meraih medali perak kelas 62 kilogram.

"Kita akan membuat Olimpiade 2020 menjadi lebih sederhana pelaksanaannya," ujar Koike.

"Saya harapkan kita akan meneruskan pekerjaan dengan tetap menggunakan prinsip-prinsip penanggulangan virus corona sehingga Olimpiade menjadi nyata," kata Yuriko Koike.

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona

Menanggapi terpilih kembalinya Koike, Yoshiro Mori mengatakan,"Ini adalah pesan baik bagi terlaksananya Olimpiade Tokyo."


Sumber Xinhuanet
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X