Tatap 2021, Kemenpora Ajukan Anggaran Rp 3,7 Triliun

Kompas.com - 25/06/2020, 12:30 WIB
Menpora RI, Zainudin Amali (kanan) menyalami peserta Piala Presiden Bolabasket di GOR Sritex Arena, Rabu (20/11/2019). KOMPAS.com/MOCHAMAD SADHELIMenpora RI, Zainudin Amali (kanan) menyalami peserta Piala Presiden Bolabasket di GOR Sritex Arena, Rabu (20/11/2019).

KOMPAS.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora) mengajukan anggaran sebesar Rp 3,7 triliun untuk tahun 2021.

Menpora Zainudin Amali mengajukan anggaran tersebut dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2021.

Sebelumnya, Kemenpora telah menyampaikan batas anggaran RAPBN 2021 sebesar Rp2,27 triliun.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Bappenas Nomor S-376/MK.02/2020 dan B-310/M.PPN/D.8/PP.04.02/05/2020 tanggal 8 Mei 2020 perihal Pagu Indikatif Belanja Kementerian/Lembaga TA 2021.

Baca juga: Menpora Gandeng PSSI untuk Pengembangan Sepak Bola Usia Dini Menuju Olimpiade 2032

Namun, Zainudin Amali mengatakan bahwa masih ada kebutuhan pendanaan yang belum mencukupi dan belum tertuang dalam rencana anggaran tersebut.

Sehingga, kata Zainudin, pihaknya mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 1,7 triliun.

"Ada kegiatan yang belum terakomodir di pagu anggaran 2021. Maka usulan tambahan yang kami sampaikan adalah Rp1,7 triliun," kata Zainudin dikutip Antara News.

"Jadi, kalau dijumlahkan dengan pagu indikatif dari Bappenas, maka total Rp3,7 triliun," jelas dia.

Lebih lanjut, Menpora menyebut pihaknya akan mengatur ulang sistem penganggaran untuk 2021.

Baca juga: Menpora kepada PSSI dan Shin: Jangan Perang Argumen, Mari Duduk Bersama...

Tahun depan, Kemenpora akan memangkas empat program menjadi tiga program.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X