Menpora kepada PSSI dan Shin: Jangan Perang Argumen, Mari Duduk Bersama...

Kompas.com - 23/06/2020, 11:40 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (kedua kanan) bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kedua kanan), Sekjen PSSI Ratu Tisha Desria (kiri) dan Direktur Teknik Tim Nasional Indonesia PSSI Danurwindo (kanan) meninjau seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK AMenteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (kedua kanan) bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kedua kanan), Sekjen PSSI Ratu Tisha Desria (kiri) dan Direktur Teknik Tim Nasional Indonesia PSSI Danurwindo (kanan) meninjau seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand.

KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali meminta PSSI dan Shin Tae-yong untuk segera bertemu langsung dan menyelesaikan konflik di antara mereka.

Zainudin Amali mengatakan, jangan lagi ada 'perang kata' lewat media.

"Jangan berperang statement, itu bisa duduk bersama. Duduk antara pelatih dan federasi, kan ada kontrak" ucap Zainudin Amali, dilansir dari Antara.

Zainudin berujar, konflik antara PSSI dan Shin Tae-yong membuat rumit.

Sebab, Shin Tae-yong belum menemani timnas Indonesia di pertandingan resmi, namun sudah ada muncul masalah dengan PSSI.

Baca juga: Menpora Ogah Ikut Campur soal Kisruh PSSI dengan Shin Tae-yong

"Ini yang bikin runyam, belum jalan sudah muncul polemik itu," ujar dia.

Zainudin menegaskan, pemerintah tidak akan mengintervensi polemik yang terjadi di internal PSSI. Pasalnya, ini berhubungan dengan statuta federasi dan FIFA.

Namun, Kemenpora hanya bisa memberia saran semata, agar permasalahan bisa diselesaikan secapatnya.

Mengingat, Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 tahun depan.

"Saya pikir ini kewajiban kita mengingatkan sebagai anak bangsa jangan memperumit," ujar Zainudin lagi.

Halaman:

Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X