Berawal dari Taufik Hidayat, Atlet Lain Mulai Bersuara soal Borok PBSI

Kompas.com - 22/05/2020, 03:00 WIB
Taufik Hidayat saat diwawancarai di teras T3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (23/8/2016). Dimas Jarot BayuTaufik Hidayat saat diwawancarai di teras T3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (23/8/2016).

KOMPAS.com - Satu per satu keburukan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) seakan mulai terkuak.

Berawal dari perbincangan legenda bulu tangkis Tanah Air, Taufik Hidayat, dengan pembawa acara ternama, Deddy Corbuzier, di YouTube.

Dalam dialog tersebut, Taufik membeberkan borok PBSI ketika dia menjadi atlet dan pengurus.

Pria 38 tahun itu menyebutkan, banyak kepentingan politik yang ada di dalam PBSI dan membuat organisasi itu kusut.

Baca juga: Double Smash dari Tontowi Ahmad dan Taufik Hidayat untuk PBSI

"Kamu kira di PBSI itu semua tahu tentang bulu tangkis?" kata Taufik di akun YouTube Deddy Corbuzier.

"Awalnya, sebelum mereka jadi pengurus di sana, mereka bisa-bisanya minta ketemu gue setiap hari, minta masukan. Begitu masuk jadi pengurus, gue ditendang."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Gue masuk ke PBSI saja, mereka takut. Gue orang bulu tangkis juga loh. Gue enggak diterima di sana. Banyak yang takut gue ada di situ (PBSI). Makanya bagaimana caranya gue dimatiin, enggak bisa gerak," ungkapnya.

Dia juga menegaskan, selama politik ada dalam olahraga, selama itu pula takkan membuahkan prestasi.

Sekjen PBSI Achmad Budiharto mengatakan, dia menganggap pernyataan Taufik seperti angin lalu dan memilih fokus melakukan pembinaan prestasi.

Baca juga: Tontowi Mundur, Taufik Hidayat Kembali Beri Komentar Pedas

"Biar nanti sejarah dan fakta yang berbicara," kata Achmad Budiharto.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X