"Double Smash" dari Tontowi Ahmad dan Taufik Hidayat untuk PBSI

Kompas.com - 21/05/2020, 19:10 WIB
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir mengembalikan bola ke arah pasangan asal Jepang, Yugo Kobayashi dan
Misaki Matsutomo dalam laga babak kedua Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2018). Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir menang dengan skor 23-21 21-19. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGGanda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir mengembalikan bola ke arah pasangan asal Jepang, Yugo Kobayashi dan Misaki Matsutomo dalam laga babak kedua Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2018). Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir menang dengan skor 23-21 21-19.

KOMPAS.com - Belum lebih dari satu minggu setelah Taufik Hidayat membongkar borok bulu tangkis Indonesia di akun YouTube Deddy Corbuzier, PBSI kembali kena "serangan".

Kali ini "smash" kedua datang dari peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 nomor ganda campuran, Tontowi Ahmad.

Mantan juara dunia bulu tangkis dua kali sektor ganda campuran itu resmi gantung raket pada Senin (18/5/2020).

Sebelumnya, Taufik Hidayat mengungkapkan borok Kemenpora dan PBSI. Dia menyebut masih banyak korupsi di lembaga pemerintah bidang olahraga tersebut.

Baca juga: Tontowi Mundur, Taufik Hidayat Kembali Beri Komentar Pedas

Bahkan korupsi dilakukan tidak hanya mereka yang berposisi sekelas menteri atau pejabat tinggi. Anggota biasa pun bisa melakukan rasuah.

Selain itu, di PBSI, kata Taufik, terpecah gara-gara adanya beda politik.

"Di dalam (PBSI) juga banyak orang yang takut saya di situ. Makanya gimana caranya saya dimatiin, nggak bisa gerak," kata Taufik di akun YouTube Deddy Corbuzier.

"Saya (bisa) jadikan seseorang jago (bulutangkis), giliran orang itu udah jadi, saya ditendang sama orang-orang itu," lanjut dia.

Mendengar pernyataan itu, PBSI tak ingin menggubrisnya dan memilih fokus kepada pembinaan prestasi.

Baca juga: Kuasa Hukum Imam Nahrawi Minta KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Taufik Hidayat

"Biar nanti sejarah dan fakta yang berbicara," kata sekretaris jenderal PBSI, Achmad Budiharto.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X