Federasi Atletik Dunia Berharap Olimpiade Tokyo Tidak Ditunda Lagi

Kompas.com - 02/05/2020, 03:50 WIB
Logo Olimpiade Tokyo 2020 ShutterstockLogo Olimpiade Tokyo 2020
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Presiden Federasi Atletik Dunia (WA), Sebastian Coe, berharap Olimpiade Tokyo tidak ditunda lagi.

Jadwal Olimpiade Tokyo sudah dimundurkan ke tahun depan, tepatnya pada 23 Juli-8 Agustus 2021.

Akan tetapi, Presiden Olimpiade Tokyo 2020, Yoshiro Mori mengatakan tidak menutup kemungkinan pembatalan ajang pesta olahraga tersebut jika pandemi masih terjadi.

Pernyataan itu didukung Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, yang menyebut penundaan pesta olahraga dunia tersebut akan menyebabkan kerugian hingga ratusan juta dollar.

"Saya kira cukup jelas, bahwa Anda tidak bisa selamanya menunda Olimpiade," kata Coe kepada SNTV dilansir BolaSport.com dari newshub.co.nz.

"Ada saatnya ketika Anda harus mulai mempertanyakan rencana Anda tetapi saya harap kita masih jauh dari itu. Saya berharap pandemi akan berkurang."

Baca juga: BWF Tetapkan Tanggal Baru Kejuaraan Dunia 2021 Agar Tak Bentrok dengan Olimpiade Tokyo

"Saya tidak cukup paham untuk berspekulasi soal vaksin. Lupakan Olimpiade, itulah yang mungkin sedang dipikirkan tim medis di dalam pemerintahan," sambungnya.

Coe sendiri berharap para atlet bisa kembali berkompetisi sesegara mungkin ketika situasinya memungkinkan.

Meski begitu, Coe juga tidak bisa berbicara banyak perihal apa yang akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

Coe hanya berharap agar penundaan agenda-agenda olahraga pada tahun 2020 menyebabkan jadwal yang terlalu pada tahun berikutnya.

"Memiliki semua kejuaraan dalam satu musim panas bisa membuat sakit kepala," ujar Coe.

"Namun, mari kesampingkan itu karena 2022 akan menjadi tahun luar biasa bagi dunia atletik," sambungnya. (Muhamad Husein)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X