Kerja Sama Tenis Internasional Hadapi Pandemi Corona

Kompas.com - 22/04/2020, 21:37 WIB
Seseorang berjalan dibawah bendera Amerika Serikat di pantai Pulau Coney saat mewabahnya virus corona (Covid-19), di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Minggu (19/4/2020). Berdasarkan data Johns Hopkins University, hingga Selasa (21/4/2020), AS masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 tertinggi dunia mencapai 787.794 dengan korban meninggal 42.362. ANTARA FOTO/REUTERS/ANDREW KELLYSeseorang berjalan dibawah bendera Amerika Serikat di pantai Pulau Coney saat mewabahnya virus corona (Covid-19), di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Minggu (19/4/2020). Berdasarkan data Johns Hopkins University, hingga Selasa (21/4/2020), AS masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 tertinggi dunia mencapai 787.794 dengan korban meninggal 42.362.

LONDON, KOMPAS.com - Tenis internasional yang melibatkan Federasi Tenis Internasional (ITF), penyelenggara tur tenis putra (ATP) dan tenis putri (WTA) berikut penyelenggara empat turnamen Grand Slam menggalang kerja sama menghadapi pandemi corona.

Baca juga: Viral Video Bapak Tutup Pagar Saat Anaknya Mudik karena Takut Corona, Ini Faktanya

Laman antaranews.com menulis, kerja sama itu berbentuk pemberian dana bantuan bagi atlet terdampak corona.

Wali Kota New York Bill de Blasio (kedua kanan) meninjau lapangan tenis yang akan diubah menjadi rumah sakit sementara dengan fasilitas 350 tempat tidur di pusat tenis USTA Billie Jean King di Borough of Queens, New York, Selasa (31/3/2020). AS kini resmi menjadi epicenter corona di dunia dengan data hingga Selasa (31/3/2020) terdapat 163.429 kasus positif dan korban meninggal 3.148 orang, melebihi Italia, China, dan Spanyol.AFP/BRYAN R SMITH Wali Kota New York Bill de Blasio (kedua kanan) meninjau lapangan tenis yang akan diubah menjadi rumah sakit sementara dengan fasilitas 350 tempat tidur di pusat tenis USTA Billie Jean King di Borough of Queens, New York, Selasa (31/3/2020). AS kini resmi menjadi epicenter corona di dunia dengan data hingga Selasa (31/3/2020) terdapat 163.429 kasus positif dan korban meninggal 3.148 orang, melebihi Italia, China, dan Spanyol.

"Saat ini kami masih mendiskusikan program dana bantuan itu secara mendalam," kata pernyataan bersama lembaga-lembaga itu.

Diharapkan, program donasi itu bisa terealisasi lebih cepat.

Petenis Serbia, Novak Djokovic, ambil bagian dalam laga ekshibisi untuk mendukung Paris yang membidik menjadi tuan rumah Olimpiade 2024, jelang berlangsungnya turnamen Perancis Terbuka (Roland Garros) di Paris, Sabtu (27/5/2017).FRANCOIS XAVIER/AFP PHOTO Petenis Serbia, Novak Djokovic, ambil bagian dalam laga ekshibisi untuk mendukung Paris yang membidik menjadi tuan rumah Olimpiade 2024, jelang berlangsungnya turnamen Perancis Terbuka (Roland Garros) di Paris, Sabtu (27/5/2017).

Turnamen-turnamen tenis internasional terhenti sejak awal Maret 2020.

Kondisi ini berdampak pada petenis rangking bawah yang hanya mengandalkan turnamen untuk mencari nafkah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X