Filosofi Julukan Maung Bandung bagi Persib dan Masyarakat Sunda

Kompas.com - 18/04/2020, 14:10 WIB
Bobotoh saat mendukung Persib Bandung. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHABobotoh saat mendukung Persib Bandung.

KOMPAS.com - Persib Bandung memiliki makna agung di mata masyarakat Jawa Barat kebanyakan.

Persib Bandung seakan menjadi fenomena di masyarakat Sunda maupun pencinta sepak bola Tanah Air.

Berita-berita soal Persib kerap menjadi pencarian tertinggi dalam Google, terlebih ketika klub berjuluk Maung Bandung itu akan bertanding.

Dalam dunia maya, Persib masuk dalam daftar klub Asia dengan suporter paling "berisik" dengan menduduki peringkat pertama.

Baca juga: Cerita Hari Ini, Munir Bawa Persib Bandung Juara Perserikatan 1994

Terlepas dari fenomena tersebut, julukan Maung Bandung tersematkan dalam diri Persib.

Bukan hal sepele julukan tersebut bisa tersematkan. Filosofi maung (harimau) sudah lama tertanam dalam budaya masyarakat Sunda.

Bagi sebagian besar masyarakat Sunda, maung tak hanya dimaknai sebagai seekor hewan buas penguasa rimba hutan di Tatar Pasundan.

Maung menempati posisi tertinggi dalam stratifikasi hewan yang hidup di Tatar Sunda. Masyarakat Sunda juga memandang maung sebagai simbol semangat dan keberanian.

Dalam jurnal penelitian berjudul "Antara Mitos dan Realitas: Historitas Maung Di Tatar Sunda," yang ditulis oleh Budi Gustaman dan Hilman Fauzia Khoeruman dari Universitas Padjadjaran, masyarakat Sunda memaknai maung sebagai binatang mitologis.

Baca juga: Wander Luiz Sembuh dari Covid-19, Umuh Peringatkan Pemain Lain di Persib

Di beberapa tempat, maung dipercaya sebagai jelmaan raja termahsyur di Tatar Sunda, Prabu Siliwangi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X