Penundaan Olimpiade Tokyo Bisa Jadi Kesempatan Indonesia Tambah Wakil

Kompas.com - 04/04/2020, 03:00 WIB
Logo Olimpiade Tokyo 2020 ShutterstockLogo Olimpiade Tokyo 2020
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Komite Olimpiade Nasional (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari berharap Indonesia bisa mengirim lebih banyak wakil ke Olimpiade 2020.

Pernyataan itu disampaikannya menanggapi pelaksanaan Olimpiade Tokyo yang ditunda selama setahun.

Olimpiade Tokyo semula dijadwalkan berlangsung dari 24 Juli-9 Agustus 2020.

Namun, Olimpiade Tokyo diundur selama setahun karena pandemi virus corona atau Covid-19.

Sebagai gantinya, pesta olahraga empat tahunan tersebut akan bergulir pada 23 Juli-8 Agustus 2021.

Raja Sapta Oktohari berharap penundaan Olimpiade bisa menjadi berkah terselubung untuk kontingen Indonesia.

Hal itu dia sampaikan dalam rapat virtual seluruh bersama perwakilan induk cabang olahraga pada Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Olimpiade Diundur, Begini Nasib Atlet Lolos Kualifikasi

"Info yang saya dapatkan, Komite Olimpiade Internasional (IOC) akan berbicara dengan federasi-federasi internasional soal kualifikasi Olimpiade," kata Okto.

"Semoga nomor-nomor yang proses kualifikasinya belum selesai punya peluang untuk menambah kuota atlet yang lolos," tutur dia melanjutkan.

Okto juga meminta para pengurus cabang olahraga terus menjalin kontak dengan federasi internasional.

"Kami meminta bantuan dari cabor-cabor untuk berkomunikasi dengan federasi internasional masing-masing untuk program kualifikasi setelah Olimpiade ditunda," ucap Okto.

"Komunikasi IOC dengan federasi internasional memang belum selesai, tetapi situasi ini harus dijadikan semangat positif. Penundaan Olimpiade bisa menjadi peningkatan prestasi." (Lariza Oky Adisty)



Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X