Pandemi Corona Bikin Batal Balap Sepeda Level Tinggi

Kompas.com - 03/04/2020, 22:25 WIB
Suasana jalanan di Kota Lugano, Swiss, Selasa (21/1/2020). Lugano adalah kota yang terletak tak jauh dari perbatasan Swiss dan Italia. Kompas.com/Alsadad RudiSuasana jalanan di Kota Lugano, Swiss, Selasa (21/1/2020). Lugano adalah kota yang terletak tak jauh dari perbatasan Swiss dan Italia.

SWISS, KOMPAS.com - Pandemi corona yang masih berkecamuk membuat ajang balap sepeda level tinggi dibatalkan.

Laman antaranews.com, menulis ajang itu bernama Tour de Suisse.

Petugas memakamkan jenazah suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2020). Hingga hari ini, total ada 1.986 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 181 orang meninggal dan 134 orang sembuh.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Petugas memakamkan jenazah suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2020). Hingga hari ini, total ada 1.986 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 181 orang meninggal dan 134 orang sembuh.

"Ini merupakan kali pertama sejak Perang Dunia II ajang tradisional ini tidak digelar," kata pernyataan laman penyelenggara.

Tour de Suisse (TdS) dijadwalkan digelar ada 7-14 Juni 2020.

Baca juga: Atlet Balap Sepeda di Eropa Kini Terpaksa Menganggur

Sejatinya, pemerintah Swiss tidak melarang perhelatan TdS.

Keluarga mengunjungi makam korban meninggal suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2020). Hingga hari ini, total ada 1.986 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 181 orang meninggal dan 134 orang sembuh.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Keluarga mengunjungi makam korban meninggal suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2020). Hingga hari ini, total ada 1.986 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 181 orang meninggal dan 134 orang sembuh.

Namun, penyelenggara menjabarkan daftar potensi masalah yang timbul bila balapan tetap berlangsung.

Ada potensi tekanan pada sistem kesehatan di Swiss lantaran adanya pembatasan perjalanan bagi tim kompetitor dari luar negeri Swiss.

Penyelenggara juga mempertimbangkan jika ada larangan negara-negara peserta untuk bersepeda di luar negeri, akan ada kondisi ketidakadilan lantaran akan terjadi minimnya persiapan.

Petugas memakamkan jenazah suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2020). Hingga hari ini, total ada 1.986 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 181 orang meninggal dan 134 orang sembuh.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Petugas memakamkan jenazah suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2020). Hingga hari ini, total ada 1.986 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 181 orang meninggal dan 134 orang sembuh.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X