Wabah Corona Mereda, China Siapkan Perhelatan Pekan Olahraga Nasional

Kompas.com - 03/04/2020, 20:23 WIB
Ilustrasi Covid-19 ShutterstockIlustrasi Covid-19

XI'AN, KOMPAS.com - Makin meredanya wabah virus corona di China membuat pemerintah Negeri Tembok Raksasa itu tak tinggal diam.

Laman xinhuanet.com menulis, China kembali menyiapkan Pekan Olahraga Nasional untuk perhelatan kali ke-14.

Baca juga: Sudah Sembuh, 10 Persen Pasien Covid-19 di Wuhan Kembali Terinfeksi

Data terkini dari penyelenggara menunjukkan, ada pembukaan pendaftaran bagi sukarelawan acara per 1 September 2020.

epa08252272 Workers wearing protective masks at a production line during a government-organized tour at Mengniu Dairy factory in Beijing, China, 27 February 2020. Many people returned to work in China as the Covid-19 coronavirus outbreak in the country killed over 2,700.  EPA-EFE/WU HONGWU HONG epa08252272 Workers wearing protective masks at a production line during a government-organized tour at Mengniu Dairy factory in Beijing, China, 27 February 2020. Many people returned to work in China as the Covid-19 coronavirus outbreak in the country killed over 2,700. EPA-EFE/WU HONG

Ada kebutuhan 15.000 sukarelawan untuk Pekan Olahraga Nasional China.

Lantas ada 10.000 sukarelawan yang dibutuhkan untuk Pekan Olahraga Disabilitas dan Berkebutuhan Khusus Nasional China.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, masih ada kebutuhan 80.000 sukarelawan kota dan 200.000 sukarelawan sosial untuk kegiatan-kegiatan utama.

Warga berjalan memakai masker di jalanan yang masih dipasang pagar pembatas di Wuhan, China, 30 Maret 2020. Warga Wuhan bersiap memulai kembali aktivitasnya setelah lockdown dua bulan.ROMAN PILIPEY/EPA-EFE Warga berjalan memakai masker di jalanan yang masih dipasang pagar pembatas di Wuhan, China, 30 Maret 2020. Warga Wuhan bersiap memulai kembali aktivitasnya setelah lockdown dua bulan.

Nantinya, saat penyelenggaraan, para sukarelawan akan terbagi menjadi tiga grup.

Pemandangan jalanan yang kosong di Wuhan, Provinsi Hubei, China, menyusul pencegahan dari masifnya wabah virus corona atau COVID-19 di wilayah itu,  Minggu (10/3/2020). Kian merajalelanya virus corona (COVID-19) membuat sejumlah kawasan di berbagai belahan dunia yang selama ini dikenal ramai seketika berubah menjadi sepi.AFP/NOEL CELIS Pemandangan jalanan yang kosong di Wuhan, Provinsi Hubei, China, menyusul pencegahan dari masifnya wabah virus corona atau COVID-19 di wilayah itu, Minggu (10/3/2020). Kian merajalelanya virus corona (COVID-19) membuat sejumlah kawasan di berbagai belahan dunia yang selama ini dikenal ramai seketika berubah menjadi sepi.

Termasuk di dalam pembagian ini adalah sukarelawan umum, sukarelawan layanan kompetisi, dan sukarelawan yang akan bekerja di pusat media dan komite organisasi.

Kebanyakan sukarelawan akan diambil dari sekolah dan universitas.

Rekrutmen akan berakhir pada 31 Mei 2021.

Seorang pekerja medis (R) merangkul anggota tim bantuan medis dari provinsi Jiangsu pada upacara yang menandai keberangkatan mereka setelah membantu upaya pemulihan virus corona COVID-19, di Wuhan, di provinsi Hubei tengah Cina pada 19 Maret 2020.AFP/STR Seorang pekerja medis (R) merangkul anggota tim bantuan medis dari provinsi Jiangsu pada upacara yang menandai keberangkatan mereka setelah membantu upaya pemulihan virus corona COVID-19, di Wuhan, di provinsi Hubei tengah Cina pada 19 Maret 2020.



Sumber Xinhuanet
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.