Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Intervensi Pemerintah dalam Ekonomi Mikro

Kompas.com - 22/02/2024, 19:30 WIB
Fadila Rosyada Hariri,
Serafica Gischa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dalam konteks ekonomi mikro, pemerintah memainkan peran penting dalam memastikan keseimbangan dan kesejahteraan masyarakat.

Berbagai alasan tentu melatarbelakangi pemerintah melakukan intervensi dalam ekonomi mikro.

Mengapa pemerintah perlu intervensi?

Pemerintah perlu melakukan intervensi dalam ekonomi mikro karena beberapa alasan penting:

1. Mengatasi kegagalan pasar

Terkadang, pasar tidak mampu mencapai keseimbangan secara mandiri, seperti terjadinya monopoli atau oligopoli. Intervensi pemerintah diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan pasar.

Baca juga: Simak Perbedaan Pasar Monopoli dan Oligopoli

2. Perlindungan konsumen

Pemerintah perlu melindungi konsumen dari praktik bisnis yang merugikan, seperti informasi palsu atau produk yang berbahaya.

3. Stabilisasi harga

Intervensi pemerintah juga diperlukan untuk mencegah fluktuasi harga yang drastis, terutama untuk barang-barang penting seperti pangan.

4. Redistribusi pendapatan

Pemerintah dapat menggunakan kebijakan fiskal dan subsidi untuk mengurangi kesenjangan pendapatan antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

Jenis intervensi pemerintah

Beberapa jenis intervensi pemerintah, yaitu: 

1. Kontrol harga

Pemerintah dapat menetapkan harga maksimum (ceiling price) atau minimum (floor price) untuk produk tertentu guna mengendalikan inflasi atau melindungi konsumen.

Selain itu, pemerintah juga dapat melakukan kebijakan kuota produksi atau pembatasan produksi yang dapat mempengaruhi tingkat harga.

2. Pajak penjualan dan subsidi penjualan 

Pajak penjualan dikenakan pada barang-barang tertentu untuk mengurangi konsumsi yang tidak diinginkan atau merugikan.

Sebaliknya, subsidi penjualan dapat diberikan untuk mendorong konsumsi barang-barang tertentu yang dianggap penting atau memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Pajak: Jenis-jenis Tarif dan Pengelompokkannya

3. Tarif dan kuota dalam perdagangan internasional 

Pemerintah dapat menerapkan tarif atau kuota impor untuk melindungi industri dalam negeri dari persaingan asing yang tidak adil atau untuk mempromosikan ekspor produk-produk domestik.

Dengan kebijakan tarif, produsen domestik dapat meningkatkan produksinya, konsumen menghadapi harga yang lebih tinggi, sedangkan pemerintah memperoleh penghasilan berupa tarif bea masuk. 

Pemerintah sebagai pengatur dan pengawas ekonomi mikro

Dari penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa pemerintah sebagai regulator ekonomi memegang peran yang penting dalam mengatur dan mengawasi kegiatan ekonomi agar berjalan dengan lancar dan adil. 

Berikut penjelasannya: 

1. Pengatur dan penyelenggara regulasi

Pemerintah bertindak sebagai regulator untuk memastikan bahwa pasar beroperasi secara adil dan efisien, serta melindungi kepentingan konsumen.

Baca juga: Peran Pemerintah Pusat dalam Otonomi Daerah

2. Pengawas dan pelindung konsumen

Pemerintah bertanggung jawab untuk mengawasi kegiatan bisnis dan melindungi konsumen dari praktik bisnis yang merugikan.

 

Artikel ini dibuat dengan bantuan artificial intelligence (AI). Dimohon untuk bijak memanfaatkan informasi. Jika Anda menemukan ada kesalahan informasi atau kesalahan konteks, silakan memberi tahu kami ke redaksikcm@kompas.com

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Bedanya Marketing dan Sales, Apa Saja?

Bedanya Marketing dan Sales, Apa Saja?

Skola
Ciri-ciri Teks Eksplanasi Beserta Tujuannya

Ciri-ciri Teks Eksplanasi Beserta Tujuannya

Skola
Arti Penting Mempertahankan Pancasila sebagai Dasar Negara

Arti Penting Mempertahankan Pancasila sebagai Dasar Negara

Skola
Gangguan Simbolik: Pengertian dan Contohnya

Gangguan Simbolik: Pengertian dan Contohnya

Skola
Pengertian dan Ciri-ciri Komunikasi Efektif

Pengertian dan Ciri-ciri Komunikasi Efektif

Skola
Berpikir atau Berfikir, Mana Penulisan yang Benar?

Berpikir atau Berfikir, Mana Penulisan yang Benar?

Skola
Sumber Sekunder: Pengertian dan Contohnya

Sumber Sekunder: Pengertian dan Contohnya

Skola
Ciri-ciri Komet dan Jenisnya

Ciri-ciri Komet dan Jenisnya

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Sel Haploid?

Apa yang Dimaksud dengan Sel Haploid?

Skola
Hewan Ternak: Pengertian dan Contohnya

Hewan Ternak: Pengertian dan Contohnya

Skola
Mengapa Air Termasuk Senyawa Anorganik?

Mengapa Air Termasuk Senyawa Anorganik?

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Mikoriza?

Apa yang Dimaksud dengan Mikoriza?

Skola
Jawaban dari Soal 'Muatan Listrik 120 C Berpindah'

Jawaban dari Soal "Muatan Listrik 120 C Berpindah"

Skola
Interrogative Pronouns: Pengertian, Jenis, dan Contoh Kalimatnya

Interrogative Pronouns: Pengertian, Jenis, dan Contoh Kalimatnya

Skola
Senyawa yang Diperlukan dalam Reaksi Glikolisis

Senyawa yang Diperlukan dalam Reaksi Glikolisis

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com