Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pokok Kajian Sosiologi Menurut Ahli

Kompas.com - 10/10/2023, 08:00 WIB
Vanya Karunia Mulia Putri

Penulis

KOMPAS.com - Pokok kajian sosiologi secara umum adalah masyarakat, terutama dalam hubungannya dengan sesama.

Namun, sejumlah ahli (sosiolog) memiliki pandangan berbeda mengenai pokok kajian atau obyek kajian sosiologi.

Berikut beberapa pokok kajian sosiologi menurut ahli:

Pokok kajian sosiologi menurut Max Weber

Dilansir dari Buku Ajar Antroplogi dan Sosiologi (2020) oleh Laksanto Utomo, pokok kajian sosiologi menurut Max Weber ialah tindakan sosial.

Adapun yang dimaksud tindakan sosial, yakni perilaku dalam situasi sosial yang berkaitan dengan pola pikir dan tindakan individu.

Menurut Weber, gejala sosial dalam masyarakat bisa dipahami dengan menginterpretasikan maksud atau tujuan tindakan sosial individu.

Baca juga: Pokok Kajian Sosiologi Menurut Max Weber

Pokok kajian sosiologi menurut Auguste Comte

Menurut Auguste Comte, obyek kajian sosiologi adalah statika dan dinamika sosial.

Dalam buku Perkembangan Filsafat Abad Modern (2017) karya Himawan Putranta, statika sosial adalah teori mengenai susunan masyarakat.

Sementara dinamika sosial merupakan teori yang membahas perkembangan dan kemajuan masyarakat.

Pokok kajian sosiologi menurut Emile Durkheim

Dikutip dari situs Universitas Sam Ratulangi, menurut Emile Durkheim, pokok kajian sosiologi adalah fakta sosial.

Ia melihat bahwa sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari fakta sosial, atau fakta yang berkaitan dengan cara bertindak dan berpikir di luar diri seseorang.

Baca juga: Pokok Kajian Sosiologi Menurut Emile Durkheim

Pokok kajian sosiologi menurut Karl Marx

Pokok kajian sosiologi menurut Karl Marx adalah konflik kepentingan antarkelas.

Konflik ini terlihat dari perjuangan kelas buruh melawan majikan, pekerja dan pemilik modal, serta borjuis dan proletar.

Kesimpulannya, pokok kajian menurut ahli adalah:

  • Max Weber: tindakan sosial
  • Auguste Comte: statika dan dinamika sosial
  • Emile Durkheim: fakta sosial
  • Karl Marx: konflik kepentingan antarkelas.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Mengapa Air Termasuk Zat Tunggal?

Mengapa Air Termasuk Zat Tunggal?

Skola
Garam Dapur Termasuk Senyawa Organik atau Anorganik?

Garam Dapur Termasuk Senyawa Organik atau Anorganik?

Skola
Fungsi Batang pada Tumbuhan

Fungsi Batang pada Tumbuhan

Skola
Apa Fungsi Air Ketuban pada Kehamilan?

Apa Fungsi Air Ketuban pada Kehamilan?

Skola
Pengertian, Sifat, dan Contoh dari Bilangan Berpangkat

Pengertian, Sifat, dan Contoh dari Bilangan Berpangkat

Skola
Apa Nama Benda Langit yang Berkelip Pada Malam Hari?

Apa Nama Benda Langit yang Berkelip Pada Malam Hari?

Skola
Mengenal 20 Sumber Makanan Protein Nabati

Mengenal 20 Sumber Makanan Protein Nabati

Skola
5 Kekurangan Model Komunikasi Dance

5 Kekurangan Model Komunikasi Dance

Skola
Apa Tujuan Manusia Melestarikan Tumbuhan?

Apa Tujuan Manusia Melestarikan Tumbuhan?

Skola
Apa Itu Kalimat dan Bagaimana Contohnya?

Apa Itu Kalimat dan Bagaimana Contohnya?

Skola
Lembaga Legislatif: Pengertian dan Fungsinya

Lembaga Legislatif: Pengertian dan Fungsinya

Skola
Siapa Itu Parikesit?

Siapa Itu Parikesit?

Skola
Karakter Tokoh Wayang Kumbakarna

Karakter Tokoh Wayang Kumbakarna

Skola
Mengenal Tokoh Rahwana

Mengenal Tokoh Rahwana

Skola
Tokoh Anoman dalam Pewayangan Ramayana

Tokoh Anoman dalam Pewayangan Ramayana

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com