Kompas.com - 09/10/2021, 12:00 WIB
Machu Picchu, Peru shutterstock.comMachu Picchu, Peru

KOMPAS.comMachu Picchu sering dijuluki ‘kota Inca yang hilang’. Kota ini ditemukan secara tidak sengaja pada 1911 oleh Hiram Bingham III.

Sebelum ditemukan, wilayah Machu Picchu sudah menjadi kawasan tidak berpenghuni selama ratusan tahun. Hingga akhirnya setelah ditemukan, kota ini semakin dikenal dunia.

Machu Picchu, kota Inca yang hilang

Dilansir dari situs Machu Picchu, kota Machu Picchu telah ditinggalkan pada abad ke-16. Selama berabad-abad, kota ini tersembunyi di balik hutan Andes yang sangat sulit untuk ditembus.

Para penakluk Spanyol saat itu tidak pernah menemukan keberadaan kota Machu Picchu. Suku Inca sebagai penghuninya tidak pernah mengungkapkan keberadaannya, dan secara perlahan mereka mulai dilupakan.

Machu Picchu dijuluki ‘kota Inca yang hilang’ atau ‘lost city of the Inca’ karena keberadaannya tidak diketahui dunia luar selama berabad-abad. Selain itu, para penakluk Spanyol juga kesulitan untuk menembus wilayah tersebut karena tidak adanya akses jalan masuk.

Baca juga: Slab City, Kota Tanpa Hukum di Amerika Serikat

Ditemukan oleh Hiram Bingham III

Machu Picchu secara tidak sengaja ditemukan oleh Hiram Bingham III. Dikutip dari National Geographic, pada saat itu, seorang penjelajah bernama Hiram Bingham III mencari kota bernama Vilcabamba, sebelum akhirnya secara tidak sengaja ia menemukan Machu Picchu.

Dalam penemuannya ini, beberapa kali Bingham memperdebatkan bahwa Vilcabamba adalah Machu Picchu. Perdebatannya ini memunculkan teori yang tidak terbantahkan sampai 1956.

Hingga akhirnya diyakini bahwa Vilcabamba telah dibangun di hutan berjarak 50 mil sebelah barat kota Machu Picchu.

Kapan Machu Picchu dibangun?

Melansir dari situs Ducksters, para arkeolog memperkirakan bahwa kota Machu Picchu pertama kali dibangun di era kejayaan Kekaisaran Inca, yakni sekitar 1450. Pembangunan kota banyak dilakukan, sebelum Kekaisaran Inca ditaklukan oleh Spanyol pada abad 1500-an.

Machu Picchu bukanlah kota besar. Penduduknya kira-kira seribu orang, berasal dari bangsawan suku Inca, pendeta, serta pelayan.

Baca juga: 5 Kota Hantu yang Ditinggalkan Penduduknya

Untuk membangun kota ini, suku Inca tidak menggunakan alat bantu, seperti roda atau binatang. Jadi sebagian besar pembangunan kotanya dilakukan langsung oleh manusia.

Sampai saat ini jejak peninggalan suku Inca di kota Machu Picchu, seperti bangunan, masih bisa terus disaksikan. Karena keunikannya tersebut, Machu Picchu ditetapkan sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.