Gubernur Jenderal Hindia Belanda dari 1610 hingga 1650

Kompas.com - 18/02/2021, 16:29 WIB
Daftar Gubernur Jenderal VOC TropenmuseumDaftar Gubernur Jenderal VOC

KOMPAS.com Gubernur Jenderal Hindia Belanda merupakan jabatan tertinggi dalam Pemerintahan Hindia Belanda. Jabatan ini hanya berlaku di area jajahan Belanda di Hindia Belanda.

Salah satu tugas utama dari gubernur jenderal ialah mengelola kongsi dagang di Hindia Belanda. Setidaknya selama VOC berkuasa di Hindia Belanda, ada 37 orang gubernur jenderal yang ditugaskan, tetapi hanya 34 orang saja yang berurusan langsung dengan Batavia.

Mengutip dari Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta, seorang gubernur jenderal biasanya diangkat setelah ia menduduki pangkat opperkoopman atau pedagang utama.

Gubernur jenderal juga bisa diangkat melalui pemilihan oleh Dewan Hindia atau Raad van Indie. Kemudian diajukan ke Dewan Tujuh Belas atau Heeren Seventien, agar mendapat persetujuan.

Pada masa penjajahan di Hindia Belanda, banyak gubernur jenderal yang dikirim dan mereka membuat kebijakan dalam masa pemerintahannya. Siapa sajakah mereka?

Berikut merupakan daftar Gubernur Jenderal Hindia Belanda dari tahun 1610 hingga 1650:

Gubernur Jenderal Pieter Both (1610-1614)

Gubernur Jenderal Hindia Belanda Pieter BothRijksmuseum Gubernur Jenderal Hindia Belanda Pieter Both
Dilansir dari situs Encyclopaedia DKI Jakarta, Pieter Both merupakan Gubernur Jenderal VOC pertama di Indonesia. Ia lahir di Amersfoort dan pada 1599 ia menjadi admiral di Amsterdam.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia memegang kendali pemerintahan di Ambon saat ditugaskan di Indonesia. Markas utama VOC pada masa kepemimpinannya berada di atas armada kapal dagang dan sesekali berlabuh di Banten.

Saat menjadi gubernur jenderal, Pieter Both mengadakan perjanjian dengan Pangeran Jayakarta untuk pendirian loji VOC. Hasilnya ia mendapatkan sebidang tanah di perkampungan warga Cina, tepatnya di bagian timur Muara Ciliwung.

Sebelum mendirikan loji ini, Pieter Both juga telah meminta izin kepada Penguasa Banten. Loji milik VOC ini kemudian diberi nama Nassau dan Maun'tius. 

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X