Kompas.com - 31/10/2020, 23:56 WIB

KOMPAS.com - Ribonucleic Acid atau yang biasa disingkat sebagai RNA adalah polinukleotida yang hanya memiliki satu rantai. Dilnasir dari Encyclopaedia Britannica, RNA adalah pembawa kode genetik pada virus menggantikan DNA.

Jika RNA juga bisa membawa informasi genetik, lalu apa perbedaannya dengan DNA? Untuk mengetahui jawabannya, simaklah uraian berikut:

Lokasi

DNA ditemukan didalam nukleus atau inti sel dan juga didalam cairan inti sel atau nucleoid, sedangkan RNA ditemukan didalam sitoplasma sel, nukelus, dan ribosom.

Dilansir dari Microbe Notes, DNA tidak bisa meninggalkan inti nukleus, sedangkan RNA dapat meninggalkan intinya.

Baca juga: Replikasi DNA: Teori-Teori Cara Duplikasi DNA

Bentuk Rantai

DNA memiliki bentuk double heliks yang terdiri dari dua rantai yang saling berpilin, sedangkan RNA hanya terdiri atas satu rantai atau heliks tunggal. RNA juga memiliki rantai nukleotida yang jauh lebih pendek jika dibandingkan dengan rantai DNA.

Komponen Gula

Tulang punggung gula-fosfat pada DNA disusun oleh 2-deoksiribosa, sedangkan pada RNA disusun dari ribosa. Dilansir dari ThoughtCo, RNA tidak stabil dalam basa karena ribosa lebih reaktif daripada deoksiribosa karena mengandung satu gugus -OH.

Hal ini berarti RNA tidak stabil terhadap serangan enzim dan tidak bisa dipertahankan dalam waktu yang lama seperti DNA.

Basa Nitrogen

DNA terdiri atas basa nitrogen guanine yang berpasangan dengan sitosin, dan adenine yang berpasangan dengan timin. Adapun RNA terdiri atas basa nitrogen guanine yang berpasangan dengan sitosin, namun berbeda dengan DNA, adenine RNA berpasangan dengan urasil.

Baca juga: DNA: Pengertian, Struktur, dan Susunan nya

 

Sebuah karya seni yang menggambarkan heliks dari DNA.Pinguino Kolb Sebuah karya seni yang menggambarkan heliks dari DNA.

Fungsi

DNA berfungsi menyimpan dan menurunkan informasi genetik dalam jangka waktu yang panjang.

Adapun RNA berfungsi sebagai pembawa dan penerjemah kode genetik untuk pembuatan protein. Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, RNA berfungsi menghambat ekspresi gen untuk menekan pertumbuhan tumor atau kanker.

Kerusakan Ultraviolet

Dilansir dari ThoughtCo, DNA lebih rentan rusak terhadap sinar ultraviolet dibandingkan dengan RNA yang lebih tahan.

Perambatan

DNA dapat membuat dirinya sendiri dengan cara replikasi yang dibantu oleh enzim DNA polimerase, sedangkan RNA tidak bisa mereplikasi dirinya sendiri.

RNA disintesis oleh DNA dengan bantuan enzim RNA polimerase saat dibutuhkan, digunakan, didegradasi, dan didaur ulang karena sifatnya yang tidak stabil terhadap basa.

 Baca juga: Ada Asam Amino di DNA Atmosfer Planet Venus, Benarkah Bukti Kehidupan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.