Perlawanan Banten terhadap VOC

Kompas.com - 19/10/2020, 19:47 WIB
Ilustrasi perlawanan Banten terhadap VOC kemdikbud.go.idIlustrasi perlawanan Banten terhadap VOC

 

KOMPAS.com - Banten adalah daerah pesisir Jawa yang memiliki letak yang sangat strategis dalam bidang perdagangan internasional.

Dilansir dari buku Banten : Sejarah dan Peradaban Abad X – XVII (2011) karya Claude Guilot, sejak didirikan oleh Sunan Gunung Jati, Banten sebagai sebuah kesultanan sudah sangat menarik bagi para pedagang.

Banyak sekali pedagang yang ingin merapatkan kapalnya di pelabuhan Banten, baik yang berasal dari Eropa maupun Asia termasuk Nusantara.

Kemudian pada perkembangannya, Banten menjadi pelabuhan yang sangat populer pada masa Sultan Ageng Tirtayasa sekitar tahun 1650 M.

Baca juga: Perlawanan Aceh Terhadap Portugis dan VOC

Latar belakang perlawanan banten

Kepopuleran Banten sebagai pelabuhan dagang internasional menarik VOC yang saat itu telah menduduki Sunda Kelapa (Jakarta) untuk menguasai Banten.

Dalam buku Arkeologi Islam Nusantara (2009) karya Uka Tjandrasasmita, latar belakang perlawanan Banten didasarkan pada 2 hal, yaitu:

  • Adanya Blokade dan gangguan yang dilakukan VOC terhadap kapal dagang dari Cina dan Maluku yang akan menuju Banten.
  • Adanya keinginan VOC untuk memonopoli perdagangan di kawasan pesisir Jawa.

Strategi

Strategi yang dilakukan VOC untuk menaklukan Banten adalah Devide et Impera (politik adu domba). VOC mendapatkan celah kelemahan dari Sultan Ageng Tirtayasa melalui putra mahkotanya yang bernama Sultan Haji.

VOC menghasut Sultan Haji agar merebut kekuasaan dari ayahnya (Sultan Ageng Tirtayasa). Sultan Haji yang sangat berambisi untuk berkuasa di Banten akhirnya membuat perjanjian dengan VOC untuk menyingkirkan ayahnya dari tahta Kesultanan Banten.

Baca juga: Perlawanan Kolonialisme dan Imperialisme: Maluku Angkat Senjata

Perjanjian tersebut dilakukan karena Sultan Haji khawatir akan tahta kekuasaan Banten nantinya tidak dilimpahkan kepada dirinya tapi kepada Pangeran Purbaya selaku saudara laki-lakinya.

Perlawanan Banten

VOC dan Sultan Haji berhasil merebut Istana Surosowan dan menjadi Sultan Banten pada tahun 1681.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masalah Sosial di Lingkungan Sekolah

Masalah Sosial di Lingkungan Sekolah

Skola
Apa Itu Endosimbiosis?

Apa Itu Endosimbiosis?

Skola
Masalah Sosial di Lingkungan Tempat Tinggal

Masalah Sosial di Lingkungan Tempat Tinggal

Skola
Sejarah Lahirnya Musik Barat

Sejarah Lahirnya Musik Barat

Skola
Pola Pengembangan Paragraf

Pola Pengembangan Paragraf

Skola
Rumah Panjang, Rumah Adat Provinsi Kalimantan Barat

Rumah Panjang, Rumah Adat Provinsi Kalimantan Barat

Skola
Teori Abiogenesis

Teori Abiogenesis

Skola
Efek Emisi Karbon pada Daerah Perairan

Efek Emisi Karbon pada Daerah Perairan

Skola
Pengaruh Penggunaan Pewarna Alami Batik

Pengaruh Penggunaan Pewarna Alami Batik

Skola
4 Teori Terbentuknya Negara

4 Teori Terbentuknya Negara

Skola
Tujuan Utama Kegiatan Pelatihan Pembatik dengan Pewarna Alami

Tujuan Utama Kegiatan Pelatihan Pembatik dengan Pewarna Alami

Skola
Honai, Rumah Adat Provinsi Papua

Honai, Rumah Adat Provinsi Papua

Skola
Rumah Bubungan Lima, Rumah Adat Provinsi Bengkulu

Rumah Bubungan Lima, Rumah Adat Provinsi Bengkulu

Skola
Nuwo Sesat, Rumah Adat Provinsi Lampung

Nuwo Sesat, Rumah Adat Provinsi Lampung

Skola
Cara Mudah Membuat Reklame

Cara Mudah Membuat Reklame

Skola
komentar
Close Ads X