Kompas.com - 15/04/2022, 20:02 WIB

KOMPAS.com - Gonore merupakan penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Bakteri yang menyebabkan gonore terutama ditemukan dalam cairan dari penis dan cairan vagina.

Gonore adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual dan berbagi vibrator atau mainan seks yang belum dicuci.

Bakteri penyebab gonore dapat menginfeksi serviks, saluran yang mengeluarkan urine dari tubuh (uretra), rektum, dan yang lebih jarang bisa menginfeksi tenggorokan atau mata.

Gonore pada wanita, infeksinya dapat ditularkan dari wanita hamil ke bayinya, sehingga jika hamil dan mungkin menderita gonore, penting untuk menjalani tes dan perawatan sebelum bayi lahir.

Tanpa pengobatan, gonore dapat menyebabkan kebutaan permanen pada bayi yang baru lahir.

Gonore tidak menular melalui ciuman, pelukan, kolam renang, dudukan toilet atau mandi bersama, handuk, cangkir, piring atau peralatan makan. Bakteri tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia.

Baca juga: Penyakit Gonore: Penyebab serta Gejala pada Pria dan Wanita

Gejala penyakit gonore

Dikutip dari NHS, sekitar 1 dari 10 pria yang terinfeksi dan hampir setengah dari wanita yang terinfeksi tidak mengalami gejala apa pun.

Tanda infeksi gonore pada pria meliputi buang air kecil yang menyakitkan, keluarnya cairan seperti nanah dari ujung penis, dan nyeri atau bengkak pada satu testis.

Sementara itu, gejala infeksi gonore pada wanita meliputi peningkatan keputihan, buang air kecil yang menyakitkan, sakit perut atau panggul, serta pendarahan vagina di luar siklus menstruasi seperti setelah berhubungan seksual.

Pengobatan penyakit gonore

Gonore biasanya diobati dengan suntikan antibiotik tunggal, yang umumnya melalui bokong atau paha. Dengan pengobatan yang efektif, sebagian besar gejala akan membaik dalam beberapa hari.

Biasanya penderita disarankan untuk kembali ke dokter dalam satu atau dua minggu setelah perawatan untuk melihat perkembangan penyakit.

Saat seseorang mengalami gonore, penderita harus menghindari berhubungan seks sampai benar-benar tidak memiliki infeksi.

Baca juga: 3 Kasus Baru Infeksi Menular Seksual Gonore di Inggris, Banyak Dialami Usia Muda

Bakteri Neisseria gonorrhoeae, penyebab infeksi menular seksual Gonore atau kencing nanah Bakteri Neisseria gonorrhoeae, penyebab infeksi menular seksual Gonore atau kencing nanah

Komplikasi penyakit gonore

Keberhasilan pengobatan gonore sebelumnya tidak membuat tubuh kebal untuk tertular lagi. Dituliskan Mayoclinic, gonore yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi seperti:

  • Infertilitas pada wanita

Gonore dapat menyebar ke dalam rahim dan saluran tuba, menyebabkan penyakit radang panggul (PID). PID dapat menyebabkan jaringan parut pada tuba, risiko komplikasi kehamilan dan infertilitas yang lebih besar.

PID membutuhkan perawatan sesegera mungkin.

  • Infertilitas pada pria

Gonore dapat menyebabkan tabung kecil melingkar di bagian belakang testis di mana saluran sperma berada (epididimis) menjadi meradang (epididimitis). Epididimitis yang tidak diobati dapat menyebabkan infertilitas.

Baca juga: Darurat, Strain Gonore yang Kebal Antibiotik Mendunia

  • Infeksi yang menyebar ke persendian dan area lain di tubuh

Bakteri yang menyebabkan gonore dapat menyebar melalui aliran darah dan menginfeksi bagian lain dari tubuh termasuk persendian.

Selain itu, mungkin terjadi demam, ruam, luka kulit, nyeri sendi, pembengkakan dan kekakuan.

  • Peningkatan risiko HIV/AIDS

Memiliki gonore membuat penderita lebih rentan terhadap infeksi human immunodeficiency virus (HIV), virus yang menyebabkan AIDS. Orang yang memiliki gonore dan HIV dapat menularkan kedua penyakit lebih mudah kepada pasangannya.

  • Komplikasi pada bayi

Bayi yang tertular gonore dari ibunya saat lahir dapat mengalami kebutaan, luka di kulit kepala, dan infeksi.

Baca juga: Mengenal Gejala Gonore, Kompllikasi, dan Pengobatannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber NHS
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.