Begini Reaksi Sistem Imun Tubuh Lawan Virus Demam Berdarah

Kompas.com - 17/02/2020, 18:04 WIB
Salah satu pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menjalani perawatan di RSUD Jombang, Jawa Timur, Rabu (12/2/2020).

Nama Pasien dalam Foto:
Nirmala Tiara Agustina (2,5 tahun), Ngemplak, Pagerwojo, Perak, Jombang KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍSalah satu pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menjalani perawatan di RSUD Jombang, Jawa Timur, Rabu (12/2/2020). Nama Pasien dalam Foto: Nirmala Tiara Agustina (2,5 tahun), Ngemplak, Pagerwojo, Perak, Jombang

KOMPAS.com - Terinfeksi virus tak jarang membuat tubuh mengalami reaksi dan gejala yang mengkhawatirkan. Begitu juga dengan infeksi dari virus dengue, penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue ( DBD).

Sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh seseorang saat terserang virus dengue?

Dijelaskan oleh Dokter Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Dr dr Leonard Nainggolan SpPD-KPTI, pada saat digigit oleh nyamuk perantara, virus dengue akan masuk ke pembuluh darah orang yang bersangkutan.

Nyamuk perantara seperti Aedes aegypti dan Aedes albopictus, akan menularkan virus dengue yang ada di tubuhnya melalui partikel air liur saat menggigit manusia.

Baca juga: Lupakan Sejenak Virus Corona, Demam Berdarah Menghantui Kita

Virus dengue yang masuk ke pembuluh darah manusia akan merangsang sistem imunitas tubuh untuk membasmi virus tersebut.

"Jadi sel-sel imunitas tubuh akan bekerja sedemikian rupa dengan upaya untuk membasmi virus tersebut," kata Leo kepada Kompas.com saat ditemui di ruangannya, Senin (10/2/2020).

Reaksi imunopatogenesis

Leo juga menjelaskan bahwa imunitas tubuh bisa jadi tidak berhasil melawan dan membasmi virus dengue yang masuk. Virus akan merangsang sistem imunitas sehingga tubuh pasien menjadi imunopatogenesis.

Imunopatogenesis adalah kacaunya sistem imunitas yang terjadi pada orang yang digigit nyamuk perantara virus dengue.

Ilustrasi demam berdarah, nyamuk aedes aegypti. Ilustrasi demam berdarah, nyamuk aedes aegypti.

Kekacauan yang dibuat oleh sistem imunitas tubuh cenderung memfasilitasi dan memicu  virus dengue sehingga beranak-pinak atau berkembang biak di dalam sel pembuluh darah pasien.

"Harusnya virus yang masuk itu diserang, virus itu dibunuh, dihabisi, tapi ini enggak. Ternyata sebaliknya justru (imunitas tubuh) membuat virus itu berkembang biak," ujarnya.

Setelah virus berkembang biak menjadi banyak, akan membuat adanya reaksi yang tidak normal lagi atau tidak fisiologis.

Baca juga: 4 Jenis Virus Penyebab Demam Berdarah dan Karakteristiknya

"Reaksi tidak normal dari imunitas ini justru memicu dia (virus) jadi lebih agresif, dan membuat kekebalan tubuh pasien melemah," kata dia.

Oleh sebab itulah, pasien DBD bisa sangat lemah tubuhnya dan diikuti banyak gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, pegal, linu, nyeri sendi, mual, muntah, bintik merah, dan pendarahan lainnya.

 

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X