Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

KAI Ajak Pemkot Medan Kolaborasi Majukan Sektor Perkeretaapian

Selain silaturahim, Daniel menyampaikan kepada Bobby kondisi dan jumlah penumpang yang menggunakan moda transportasi darat, baik dari maupun menuju Kota Medan.

Dia juga ingin membangun kerja sama pengelolaan area bawah jalan layang menjadi park and ride. Hasilnya akan memperindah kota dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Kami yakin, kolaborasi dapat memajukan sektor perkeretaapian di Sumut, terutama di Kota Medan," kata Daniel dikutip dari rilis Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Medan, Rabu (12/5/2021).

Bobby menyambut ajakan tersebut, untuk mengembangkan perkeretaapian di Kota Medan memang membutuhkan kolaborasi dan kerja sama.

Pemkot Medan siap mendukung PT KAI Divre I Sumut melakukan aktivasi operasi, terutama di kawasan Medan, Binjai, Deliserdang, dan Karo (Mebidangro).

Dengan begitu, kereta lokal tujuan Medan-Belawan, Medan-Lubukpakam, terutama re-aktivasi Medan-Delitua dapat terealisasi.

Begitu pula dengan jalur Medan-Binjai yang sudah beroperasi akan ditingkatkan lagi.

Bobby juga memberikan ide untuk membangun rumah susun (rusun) di pinggiran jalur rel kereta api supaya masyarakat yang bermukim dapat lebih nyaman, tertib dan tertata.

"Tentunya dalam merealisasikan ini harus mengikuti mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan peraturan perundangan," kata Bobby.

Rute pengurai macet

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat menerima audiensi Daniel di rumah dinasnya beberapa waktu lalu juga mengajak PT KAI bekerja sama dan berkontribusi dalam penataan Kota Medan menjadi kota yang tertib, nyaman dan indah.

Hal ini terkait beberapa lahan milik PT KAI yang perlu ditata estetikanya agar lebih menarik lagi.

"Ayo kita tata yang punya kereta api, saya support. Untuk kereta api, Anda harus memprioritaskan program dan anggaran yang nantinya kita satukan. Saya mau duduk bersama secara teknis, yang perlu penertiban kita tertibkan," ucap Edy.

Edy mengatakan, ada beberapa wilayah di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang yang akan ditata, di Kota Medan yakni Lapangan Merdeka dan Polonia.

Di Deliserdang yaitu pembangunan jalur kereta api di Delitua serta jalur yang melintas ke sport center.

"Karena di situ adalah pusatnya Kota Medan, saya mau itu cantik dan tertib. Kita atur semua ini karena ke depan Kota Medan akan terhubung dengan jalan tol dalam kota. Masterplan-nya telah kita buat, Anda juga akan ikut di dalamnya," ucapnya.

Gubernur meminta unsur terkait untuk segera membentuk tim membahas hal ini. PT KAI diminta menyatukan program dengan Pemprov Sumut agar semua rencana sesuai dengan program yang telah dibuat.

Edy bilang, di Delitua harus segera dibangun kembali rel kereta api, begitu juga dengan rel kereta di Polonia diaktifkan kembali.

"Saya lihat rencana itu ada dalam program Anda. Saya sebagai gubernur butuh rute itu untuk mengurai kemacetan. Saya tidak ada kepentingan, tetapi saya mau Kota Medan ini rapi. Saya minta semua yang berwenang untuk diundang dan kita buat progres," katanya lagi.

Daniel mendukung apa yang disampaikan Edy. Pihaknya terlebih dahulu akan berkomunikasi dengan Dirjen PT KAI.

Menurutnya, penataan kembali Lapangan Merdeka menjadi lahan terbuka hijau merupakan tindaklanjut dari rapat sebelumnya yang telah disampaikan gubernur.

"Gubernur menyampaikan tentang reaktivasi jalur ke arah Delitua dan ke Pancurbatu, kami juga sangat mendukung dan sudah siap. Juga siap untuk mensupport pembangunan jalur kereta api ke sport center sebagai dukungan pelaksanaan PON 2024," pungkasnya.

https://www.kompas.com/properti/read/2021/05/12/190000621/kai-ajak-pemkot-medan-kolaborasi-majukan-sektor-perkeretaapian

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke