Terinspirasi dari Clog ala Skandinavia, Ini Sejarah Crocs yang Dihina Sekaligus Dicinta

Kompas.com - 01/08/2021, 20:45 WIB
Editor Citra Narada Putri

Parapuan.co – Dulu sepatu atau sendal karet Crocs ini dianggap sebagai penemuan terburuk dalam industri fashion.

Namun rupanya, selera generasi Z mengubah nasibnya, hingga kini Crocs digandrungi banyak orang dari berbagai latar belakang.

Mulai dari Justin Bieber, Post Malone hingga Nicki Minaj, hingga para pekerja medis yang menganggap alas kaki ini seragam utama mereka karena nyaman dan antislip.

Tak hanya itu, bahkan label mode mewah seperti Balenciaga ikut tergiur untuk menciptakan Jibbitz Shoe Charms, yang merupakan kustomisasi Crocs yang lebih ‘high fashion’.

Baca Juga: Sedang Digilai Gen Z, Crocs dan Highsnobiety Kolaborasi dengan 5 Influencer Luncurkan Sandal Baru

Terlepas dari kontroversi yang lahir dari sepatu karet dengan ikon buaya tersebut, Crocs adalah sebuah gambaran dari alas kaki clog yang nyaman.

Hal ini disampaikan oleh Miranda DiCenzo, seorang sejarawan mode, yang menganggap Crocs adalah versi nyaman dari sepatu bakiak khas Denmark, namun dengan gaya yang lebih ‘unik’.

Sementara menurut Ellen Sampson, peneliti mode dan penulis Worn: Footwear Attachment and The Affects of Wear, menilai Crocs seperti sepatu outdoor dari berabad-abad lalu.

Menurut Sampson, bentuk dasar seperti sepatu Crocs telah banyak digunakan di berbagai era.

Lebih rinci ia menyebutkan setidaknya sudah ada sejak periode abad pertengahan hingga ke awal abad ke-20.

“Kamu melihat bentuk dasar itu muncul dalam mode tahun 1930-an sebagai sepatu outdoor, dan lagi pada tahun 1960 dan 1970-an sebagai sepatu hippie, kemudian lebih luas lagi sebagai penanda mode anak muda,” ujarnya kepada W Magazine.

Pada tahun 1970-an, bakiak erat dikaitkan dengan gaya sendal Skandinavia sebagai sepatu outdoor.

Sementara di tahun 1990-an, sepatu hak tinggi yang tidak praktis dan mewah bermunculan, menggantikan era bakiak.

“Crocs terlihat unik dan terbuat dari bahan yang berbeda dari sepatu lain yang ada di pasaran pada tahun 2002,” tambah Sampson lagi.

Jika kembali ke era millennium, gaya mainstream alas kaki biasanya didominasi oleh slip-on kanvas seperti Vans, sandal platform dan slip-on mesh.

Dan kehadiran Crocs di awal tahun 2000-an pun mencuri perhatian dan menjadi fenomena tersendiri. Ada yang menyukainya, tapi tak jarang juga yang membencinya.

Bahkan, ada blog yang benar-benar didedikasikan untuk membenci Crocs, seperti I Hate Crocs Dot Com yang bahkan masih ada sampai tahun 2020 lalu.

Baca Juga: Elegan dan Anggun, Koleksi Sepatu ini Terinspirasi dari Disney Princess

Namun era telah berubah. Batasan antara bagus dan jelek menjadi lebih tipis, membuat Crocs makin dicintai banyak orang.

Hal ini dapat dilihat dari tren penggunaan dan penjualan yang meningkat, seperti yang dilaporkan oleh Crocs.

Dilaporkan BBC, perusahaan sepatu chunky ini membuat rekor penjualan baru hingga 620 juta dollar AS dalam tiga bulan, pada Juni lalu.

Keuntungan ini meningkat hingga dua kali lipat dari periode yang sama pada tahun 2020.

Diperkirakan, tren penggunaan Crocs akan terus naik untuk sisa tahun 2021 ini, dilihat dari besarnya permintaan sepatu karet ini dari pasar internasional.

“Kami terus melihat permintaan konsumen yang kuat untuk brand Crocs secara global,” ujar Andrew Rees, kepala eksekutif Crocs.

Tak hanya terlihat dari pasar ritel kelas menengah, rupanya pesona Crocs juga jadi incaran para penikmat mode kelas atas, bahkan sejak tahun 2016.

Yaitu ketika Christoper Kane merilis Crocs bergaris marmer dengan kristal Jibbitz di platform-nya.

Begitu juga dengan Balenciaga yang tak mau ketinggalan tren ‘anak muda’ dengan meluncurkan Crocs versi neon dan berhak super tinggi dengan kristal Jibbitz di koleksi Spring 2018 lalu.

Dan hari ini, ketika pandemi menyerang yang membuat kita lebih banyak diam di rumah, mendorong kita untuk mengenakan pakaian yang nyaman dan santai, Crocs pun makin gila dilirik.

Bukan tanpa sebab, saat tren work from home (WFH), kita cenderung hanya memerhatikan tampilan busana dari pinggang ke atas, yang harus terlihat office look dan rapi.

Sementara tampilan pakaian dari pinggang ke bawah kaki, yang tak terlihat dari layar kamera laptop saat meeting Zoom, membuat kita lebih asyik mengenakan busana yang nyaman dipakai seharian.

Dan tentu saja, dengan fenomena ini, membuat Crocs jadi pilihan banyak orang yang mencari kenyamanan sekaligus kepraktisan.

Seperti yang dikatakan oleh Elle Sampson, bahwa kondisi pandemi membuat pakaian yang fungsional lebih berarti dibandingkan sekadar estetika semata.

“Jadi barang yang sederhana dan mudah diakses jauh lebih menarik,” tambah Sampson.

Baca Juga: Kate Middleton Gunakan Sepatu Ramah Lingkungan dengan Harga Terjangkau

Peran Media Sosial Atas Kebangkitan Crocs

Terlepas dari kebutuhan banyak orang mencari alas kaki yang nyaman, nampaknya media sosial juga memainkan peranan penting pada meningkatnya citra Crocs di mata masyarakat.

Misalnya di Instagram, lebih dari 1,8 juta unggahan menunjukkan orang-orang mengenakan Dior Jibbitz dengan pakaian Chanel.

“Kebangkitan media sosial juga berkaitan dengan kebangkitan Crocs,” ujar Sampson.

Ditambah lagi, Crocs punya aspek visual yang menarik dengan bahan dan warnanya yang playful. Ini lebih terlihat ‘cantik’ di lini masa ketika diunggah di media sosial.

Lebih dari itu, desainer-desainer muda yang dengan kreatif mengkostumisasi Crocs, membuat citra brand ini lebih personal, modern dan keren, terutama bagi gen Z yang selalu ingin terlihat berbeda dari yang lain.

Bahkan, para desainer muda ini membuat Crocs dengan kristal Jibbitz terlihat seperti karya seni dibandingkan sepatu karet biasa.

Kini Crocs pun bertransformasi seperti halnya kanvas yang mudah untuk dikustomisasi oleh para penggunanya dengan kristal Jibbitz agar lebih unik, personal dan timeless.

Seperti kata Sampson, kebangkitan Crocs menunjukkan dua aspek mode yang dimulai sebagai tren dan sekarang berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar.

Kita lebih mengharapkan gaya yang praktis, nyaman sekaligus dapat mengekspresikan diri sendiri.

Jadi, apakah Kawan Puan masih berpikir Crocs adalah alas kaki yang jelek?(*)

Baca Juga: Ini 5 Rekomendasi Merek Lokal yang Memiliki Koleksi Sneakers Kekinian


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak! Ini Persyaratan Beasiswa S2 University of Cambridge 2022

Simak! Ini Persyaratan Beasiswa S2 University of Cambridge 2022

PARAPUAN
Kalau Tak Ingin Kulit Wajah Cepat Tua, Lakukan 7 Kebiasaan Ini

Kalau Tak Ingin Kulit Wajah Cepat Tua, Lakukan 7 Kebiasaan Ini

PARAPUAN
Agar Tidak Membosankan, Ini 5 Cara Mix and Match Dress Lebih Modis

Agar Tidak Membosankan, Ini 5 Cara Mix and Match Dress Lebih Modis

PARAPUAN
Berguna untuk Pencairan BPJS Ketenagakerjaan, Apa Itu Paklaring?

Berguna untuk Pencairan BPJS Ketenagakerjaan, Apa Itu Paklaring?

PARAPUAN
Ini 4 Inspirasi Makeup Mata saat Mengenakan Masker, Wajib Coba!

Ini 4 Inspirasi Makeup Mata saat Mengenakan Masker, Wajib Coba!

PARAPUAN
Mengenal Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Paling Berpengaruh Sedunia

Mengenal Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Paling Berpengaruh Sedunia

PARAPUAN
Cegah Penuaan hingga Atasi Flek Hitam, Ini 5 Rekomendasi Suplemen Kecantikan

Cegah Penuaan hingga Atasi Flek Hitam, Ini 5 Rekomendasi Suplemen Kecantikan

PARAPUAN
Tasya Farasya Akhirnya Rilis Brand Makeup yang Menggambarkan Dirinya

Tasya Farasya Akhirnya Rilis Brand Makeup yang Menggambarkan Dirinya

PARAPUAN
 Rambut Rontok Lebih dari 100 Helai per Hari? Yuk, Atasi dengan Treatment Erha Ultimate Haircare

Rambut Rontok Lebih dari 100 Helai per Hari? Yuk, Atasi dengan Treatment Erha Ultimate Haircare

PARAPUAN
Sebelum Menjual Kembali Tas Mewah, Rawat Dulu dengan 5 Cara Ini

Sebelum Menjual Kembali Tas Mewah, Rawat Dulu dengan 5 Cara Ini

PARAPUAN
Kawan Puan Ingin Jadi Perempuan Pengusaha? Ini Tips dari Pakar

Kawan Puan Ingin Jadi Perempuan Pengusaha? Ini Tips dari Pakar

PARAPUAN
Tak Bisa Disembuhkan, Ini 5 Makanan untuk Mencegah Alzheimer

Tak Bisa Disembuhkan, Ini 5 Makanan untuk Mencegah Alzheimer

PARAPUAN
Benarkah Madu Asli Tidak Disukai Semut? Ini Dia 4 Mitos Soal Keaslian Madu

Benarkah Madu Asli Tidak Disukai Semut? Ini Dia 4 Mitos Soal Keaslian Madu

PARAPUAN
5 Cara Mencegah dan Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Alzheimer

5 Cara Mencegah dan Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Alzheimer

PARAPUAN
Ini Perbedaan Penerjemah dengan Interpreter, dari Tugas hingga Gaji

Ini Perbedaan Penerjemah dengan Interpreter, dari Tugas hingga Gaji

PARAPUAN
Klasik hingga Colorful, Ini Tren Fashion dari London Fashion Week 2022

Klasik hingga Colorful, Ini Tren Fashion dari London Fashion Week 2022

PARAPUAN
3 Hal yang Perlu Diperhatikan agar Dispenser Rumah Lebih Awet

3 Hal yang Perlu Diperhatikan agar Dispenser Rumah Lebih Awet

PARAPUAN
Memperingati Hari Alzheimer Sedunia, Berikut Fakta-fakta yang Perlu Diketahui

Memperingati Hari Alzheimer Sedunia, Berikut Fakta-fakta yang Perlu Diketahui

PARAPUAN
Emma Watson hingga Victoria Beckham, Selebriti Ini Pernah Pidato di Sidang Umum PBB

Emma Watson hingga Victoria Beckham, Selebriti Ini Pernah Pidato di Sidang Umum PBB

PARAPUAN
Siapa Sangka, 6 Posisi Tidur dengan Pasangan Ini Punya Arti Khusus

Siapa Sangka, 6 Posisi Tidur dengan Pasangan Ini Punya Arti Khusus

PARAPUAN
Ada Dua Lipa, Intip Perayaan Ulang Tahun Anak Gigi Hadid dan Zayn Malik

Ada Dua Lipa, Intip Perayaan Ulang Tahun Anak Gigi Hadid dan Zayn Malik

PARAPUAN
Ternyata Ini Makna Modest Fashion yang Sering Dianggap Busana Muslim

Ternyata Ini Makna Modest Fashion yang Sering Dianggap Busana Muslim

PARAPUAN
Lowongan Kerja di United Nations yang ada Selama September 2021

Lowongan Kerja di United Nations yang ada Selama September 2021

PARAPUAN
Dari Gigi Hadid sampai Kendall Jenner, Ini Cara Buat Bubble Braids

Dari Gigi Hadid sampai Kendall Jenner, Ini Cara Buat Bubble Braids

PARAPUAN
5 Inspirasi Gaya  Anya Taylor-Joy yang Disebut Mirip Barbie

5 Inspirasi Gaya Anya Taylor-Joy yang Disebut Mirip Barbie

PARAPUAN
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.