Kompas.com - 11/08/2022, 15:31 WIB
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis Uya Kuya menceritakan kejadian penembakan polisi yang terjadi di depan komplek rumahnya di Los Angeles, Amerika Serikat, Kamis (11/8/2022) waktu Indonesia.

Hanya dua menit dari rumah Uya ke tempat kejadian. Uya baru saja menjemput anak sulungnya, Cinta, sesaat sebelum penembakan terjadi.

"Oke guys kita lagi ada di depan rumah komplek rumah kita. Ini ada penembakan di depan sini. Jadi ada dua polisi yang ketembak, ditembak di mulutnya," kata Uya Kuya saat melakukan siaran langsung, dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya TV, Kamis.

Cinta kemudian menceritan kronologi peristiwa yang dia baca dari Twitter.

Baca juga: Kata Uya Kuya Berkarier Lebih dari 20 Tahun di Industri Hiburan

Seorang pria bersenjata mendatangi rumah sebuah keluarga. Anggota keluarga itu pun menghubungi polisi untuk meminta bantuan.

Saat polisi tiba di tempat kejadian, Uya dan Cinta sedang melintasi jalan tersebut.

"Oh iya pas polisi lagi turun ya. Polisi mau nangkep orangnya, kita lewat," ujar Uya Kuya.

Uya dan Cinta kemudian menunjukkan suasana di jalan tersebut. Dia berkerumun dengan beberapa warga sipil.

Puluhan mobil polisi tampak berjejer di jalan tersebut. Sementara itu area itu sudah dibatasi dengan garis polisi.

Baca juga: 20 Tahun Lebih Berkarier, Ini Rahasia Uya Kuya Bertahan di Dunia Entertainment

"Helikopter udah ada banyak banget. Udah lebih dari sembilan helikopter dari tadi," kata Uya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.