Kompas.com - 25/05/2022, 15:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Film horor garapan MD Pictures, KKN di Desa Penari, telah ditayangkan selama 26 hari di bioskop di Indonesia.

Pada Rabu (25/5/2022), film KKN di Desa Penari umumkan telah meraup lebih dari 8 juta penonton.

"KKN di Desa Penari tembus 8.101.223 penonton!," tulis akun Instagram @kknmovie sebagaimana dikutip Kompas.com, Rabu.

Bersama dengan pengumuman itu, tim produksi KKN di Desa Penari menyampaikan rasa terima kasih mereka pada masyarakat Indonesia yang mendukung film lokal.

Baca juga: Ketika NCT Dream Main ke Wahana Misteri KKN di Desa Penari...

"Terima kasih untuk 8.101.223 penonton yang sudah mendukung dan membuat industri perfilman Indonesia bangkit lagi. Maju terus perfilman Indonesia!," tulis akun tersebut.

Sebelumnya film KKN di Desa Penari catatkan rekor 7 juta penonton pada 19 Mei 2022.

Angka itu resmi menandai KKN di Desa Penari sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Sebelum KKN di Desa Penari muncul, rekor film Indonesia terlaris sepanjang masa dipegang oleh Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 selama enam tahun sejak 2016.

Baca juga: NCT Dream Kaget sampai Teriak Saat Masuk Wahana Misteri KKN di Desa Penari

Pencapaian film KKN di Desa Penari kini sudah mencapai angka 8,1 juta, hanya selisih belasan ribu saja dari jumlah penonton Avengers: Infinity War di Indonesia.

Avengers: Infinity War yang dirilis pada 2018 sukses meraup 8.121.000 penonton di Indonesia.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.