Kompas.com - 25/04/2022, 20:26 WIB
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa Adam Deni kini sedang ditahan di Rutan Bareskrim Polri atas kasus dugaan pelanggaran Undang Undang ITE.

Sidang Adam Deni masih berproses di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

Oleh karenanya, Adam Deni harus merayakan Idul Fitri tahun ini di dalam penjara.

Adam Deni mengaku telah berbesar hati untuk menerima keadaan ini.

Baca juga: Kuasa Hukum Adam Deni Merasa Kesaksian Ahli ITE Menguntungkan Kliennya

"Mendekati lebaran, ya kita lebaran bareng tahananlah," kata Adam Deni disambung tawanya saat ditemui usai persidangan di PN Jakarta Utara, Senin (25/4/2022).

Adam Deni tak mempermasalahkan apabila harus merayakan Idul Fitri di tahanan bersama teman-temannya.

"Lebaran bareng teman-teman tahanan juga enak, kok. Enggak apa-apalah kalau kayak gitu," lanjutnya.

Sementara itu, di persidangan hari ini, ada dua saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang hari ini.

Baca juga: Dua Ahli ITE Jelaskan Letak Dugaan Pelanggaran Adam Deni

Saksi satu bernama Denden Imadudin Sholeh, ahli hukum UU ITE. Saksi kedua adalah Doktor Ronny, ahli ITE.

"Tanggapan sidang, masih biasa aja ya, biar semua tetap terbuka. Yang penting kan saya fokusnya aduan itu juga ke KPK," ujar Adam Deni.

Sebagai informasi, kasus Adam Deni bermula ketika Sahroni melaporkan Adam Deni karena diduga telah mengunggah dokumen miliknya ke media sosial tanpa izin.

Dalam dakwaannya, JPU menyebut dokumen pembelian sepeda yang dikirim Dwita kepada Adam Deni diunggah melalui sosial media.

Baca juga: Ahli Hukum ITE Jelaskan Perbedaan Pemilik Dokumen dan Pemilik Informasi dalam Kasus Adam Deni

Keduanya diduga telah menyebarkan data pribadi Ahmad Sahroni tanpa izin.

Jaksa telah mendakwa Adam Deni dan Dwita dengan Pasal 48 Ayat (3) jo Pasal 32 Ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.