Kompas.com - 03/12/2021, 08:11 WIB
Ririn dan Aldi Bragi di ruang sidang Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (30/9/2021). KOMPAS.com/REVI C RANTUNG Ririn dan Aldi Bragi di ruang sidang Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (30/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang cerai Ririn Dwi Ariyanti dan Aldi Bragi kembali digelar di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, Kamis (2/12/2021).

Sidang kali ini beragendakan pembacaan kesimpulan dari majelis hakim.

Sidang terpaksa harus ditunda hingga 16 Desember 2021, karena Aldi Bragi belum menentukan besaran nafkah iddah dan mu'tah untuk Ririn Dwi Ariyanti.

Berikut rangkuman jalannya sidang.

Desak segera tentukan nafkah

Ririn Dwi Ariyanti melalui kuasa hukumnya, Andriansyah Tiawarman, mendesak Aldi Bragi untuk segera menetapkan besaran nafkah iddah dan mu'tah.

Pasalnya, proses persidangan bisa berjalan cepat apabila Aldi Bragi sudah menetapkan angka nominal yang siap dibayarkan sebagai nafkah.

Baca juga: Aldi Bragi Belum Tentukan Nafkah dan Mutah untuk Ririn Dwi Ariyanti

"Jangan sampai nanti misal diputus nominal X, terlalu kecil, terus zalim. Misal nominal Y, terlalu besar, nggak kebayar. Jadi, jangan sampai menzalimi kedua pihak," ucap Andriansyah.

 

Fokus hak asuh anak

Sementara itu, Ririn Dwi Ariyanti fokus mengejar hak asuh anak di persidangan ini.

Selama proses persidangan, Ririn Dwi Ariyanti kabarnya tak terlalu banyak meminta soal urusan harta gana-gini.

"Hak asuh pasti kami perjuangkan. Sesuai peraturan hukum, anak di bawah 12 tahun hak asuh ada di tangan ibu. Itu yang kami mohonkan. Sedangkan gana-gini tidak ada poin yang diperhatikan Ririn," kata Ardiansyah.

Baca juga: Fokus Dapatkan Hak Asuh Anak, Ririn Dwi Ariyanti Tak Pedulikan Harta Gana-gini

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.