Terlintas Kematian Saat Positif Covid-19, Ridho Slank Tulis Surat Wasiat

Kompas.com - 12/05/2021, 18:14 WIB
Ridho Slank saat dijumpai di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanRidho Slank saat dijumpai di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gitaris Ridho Slank mengaku sempat membuat wasiat ketika dia dinyatakan positif Covid-19.

Dia berujar, pada hari kedelapan isolasi mandiri bersama istrinya, Ony Serojawati, Ridho tidur cepat pada pukul 23.00 WIB.

Terasa nyenyak, rupanya dia baru tidur satu jam. Karena tidak bisa tidur pulas, Ridho akhirnya terlintas dalam dirinya soal kematian.

Baca juga: Cerita Ridho Slank Saat Positif Covid-19, Badan Drop Sore Hari dan Rasakan Halu

Musabab, badan Ridho sudah terasa lemas, napas sudah semakin sesak dan memasrahkan semuanya kepada Tuhan.

"Setengah tiga aku bangun, kelimasan, ambil laptop, tak tulis semua surat-surat, buat Ony, semua, sampai selesai sudah agak plong, tutup, dia (Ony) bangun, 'ngapain masih pegang laptop?', 'sudah tidur saja lagi," kata Ridho seperti dikutip Kompas.com dari kanal YouTube ARI LASSO TV, Rabu (12/6/2021).

Baca juga: Pandemi Covid-19, Ridho Slank Justru Bisa Bangun Studio Musik

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemilik nama lahir Mohammad Ridwan Hafiedz itu menegaskan, surat wasiat ini memang sebenarnya ingin dia tulis jauh sebelum positif Covid-19.

Hanya saja, yang membuatnya akhirnya menulis karena Ridho sempat memikirkan dan terlintas soal kematian di saat kondisi badannya mulai menurun di hari kedelapan itu.

"Aku pengin tulis itu, sebetulnya dari aku sehat juga pengun tulis. Kitakan enggak tahu kapan. (Tapi) Malam itu terlintas (buat surat wasiat) karena saat aku mau jalan itu tenaga aku ada, karena sebelum-sebelumnya kayak enggak enak badan deh," ujar Ridho.

Baca juga: Ridho Slank Punya Pohon Lebih Tua dari Usianya

"Saat itu, aku ada tenaga sedikit yang bikin aku mesti gerak kelimasan, ambil laptop, tulis. Sampai selesai itu kejadiannya," ungkap Ridho melanjutkan.

Setelah itu, dia mengaku halu karena sempat berbicara dengan dirinya sendiri dan berbincang mengenai kematian.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X