Kompas.com - 08/03/2021, 16:30 WIB
Selebgram Millen Cyrus. Instagram @millencyrus.Selebgram Millen Cyrus.

JAKARTA, KOMPAS.com - Selebgram Millen Cyrus mengaku takut keluar malam pasca diciduk polisi untuk kedua kalinya terkait kasus penyalahgunaan obat terlarang.

Diketahui, Millen Cyrus diciduk polisi saat razia protol kesehatan di sebuah bar di kawasan Jakarta Selatan, pada 28 Februari 2021 lalu.

Saat diperiksa, hasil urine menunjukkan Millen positif menggunakan psikotropika Benzodiazepine.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, obat yang digunakan oleh Millen Cyrus itu memiliki resep dokter.

“Itu pasti sih (takut keluar), penyesalan apa pun aku sekarang lebih baik mikir, lebih baik aku di rumah enggak keluar," ujar Millen Cyrus seperti dikutip Kompas.com dari kanal YouTube Kh Infotainment, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Millen Cyrus Akui Alami Depresi Usai Terjerat Kasus Narkoba Tahun 2020

"Biarin deh sedih-sedih sendiri di kamar dibandingkan aku keluar, tiba-tiba aku (ditangkap). Aku enggak mau lagi,” kata Millen lagi.

Bahkan, Millen Cyrus mengaku trauma berada di tempat ramai.  Pasalnya, ia khawatir terjaring razia pada masa pandemi Covid-19.

“Trauma iya. Keluar pun aku masih cemas,” kata Millen Cyrus.

Oleh karenanya, untuk pembukaan bisnis beauty bar miliknya, Millen Cyrus tak mengundang banyak orang karena khawatir ada razia lagi.

Menurut dia, lebih baik mencegah hal-hal yang mengundang keramaian. Sebab, Millen menyadari, sebagai public figur kerap jadi sorotan publik.

“Jadi makanya sekarang aku ya udah, enggak mau ngundang banyak orang kan. Takutnya entar tiba-tiba ada apa, ada razia lagi. Lebih baik mengurangi hal-hal yang mengundang (keramaian),” tutur Millen Cyrus.

Baca juga: Klarifikasi Millen Cyrus soal Penangkapannya yang Kedua Kali


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X